PENINGKATAN KREATIVITAS REMAJA PUTUS SEKOLAH MELALUI PELATIHAN ENSAMBEL TALEMPONG RENJEANG ANAM SALABUHAN PADA KELOMPOK KESENIAN TUAH SAKATO DI NAGARI MATUA MUDIAK KABUPATEN AGAM

Andar Indar Sastra

Abstract


Tujuan jangka panjang peningkatan kreativitas remaja putus sekolah melalui pelatihan ensambel talempong renjeang anam salabuhan adalah untuk memberdayakan potensi seni dalam kehidupan masyarakat di Nagari Matua Mudiak Kecamatan Matua. Target khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pelatihan  ini  adalah  penguasaan  ragam  guguah  talempong  yang  disajikan dalam bentuk ensambel. Bentuk ensambel itu terdiri dari seperangkat talempong, gandang tambua serta pupuik gadang (serunai batang padi). Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini berupa wawancara, ceramah, diskusi dan demonstrasi. Wawancara menjadi dasar identivikasi prinsip-prinsip musikal berdasarkan pengetahuan empirik tuo (tetua) talempong. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan beberapa hal terkait   dengan   kiek   (teknik)   memegang   talempong,   teknik   memukul talempong, prinsip-prinsip musikal dan non musikal penyajian talempong, prinsip estetis ketika talempong disajikan, pola tabuhan gendang, dan sarunai. Diskusi lebih menitikberatkan pada komunikasi dua belah pihak, terutama berkaitan dengan prinsip musikal, dan capaian standar kualitas musikal, dan intensitas yang didasari ekspresi musikal dan non musikal. Demontrasi berorientasi pada peragaan langsung terkait dengan kiek, penguasaan materi musikal untuk setiap pasangan talempong, main bersama, pola tabuhan gandang tabua (gendang tambur), dan pupuik gadang (jenis serunai).


Full Text:

PDF

References


Andar Indra Sastra. 2015. “Konsep Batalun dalam Penyajian Talempong Renjeang Anam Salabuhan Di Luah Nan Tigo Minangkabau”. Disertasi. Solo: Institut Seni Indonesia Surakarta.

Alfitri, 2011. Community Development Teori dan Aplikasi. Yoyakarta: Pustaka Pelajar.

Ginanjar, Kartasasmita.2013. Pemberdayaan Masyarakat: Konsep Pembangunan Nasional.

Hajizar, 2008. “Eksistensi Budaya Tradisi Dalam Penyelenggaraan Pendidikan (Studi Kasus Minangkabau)”. Makalah. STSI: Padang Panjang.

Mursal, Esten, 2001. Tradisi, Negara, Globalisasi dan Peranan Perguruan Tinggi Seni. Seminar Budaya.STSI Padang Panjang




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v1i1.123

Refbacks

  • There are currently no refbacks.