PENGENALAN PRODUKSI FILM DOKUMENTER BAGI SISWA/SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS

Rosta Minawati, Hery Sasongko, Gilang Febriano

Abstract


Tujuan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kepekaan, rangsangan, pemahaman dan pengetahuan bagi Siswa/i SMAN 3 Padangpanjangtentang produksi film dokumenter yang tepat dan benar. Siswa di SMA masih belum memahami pembuatan film dokumenter. Ekstrkukuler yang dikembangakn di tingkat SLTA dan kurikulum dengan mata pelajaran seni budaya terbuka ruang kreativitas yang menuntut siswa berolah seni. Perkembangan media dan teknologi memungkinkan pengolahan kreativitas dalam bentuk film. Kamera yang begitu mudah dimiliki ataupun telah dimiliki sangat potensi sebagai media membuat film. Oleh sebab itu pemberian skill sangat diperlukan untuk memfasilitasi siswa dalam berolah krativitas film. ISI Padangpanjang, khusunya Prodi Televisi dan Film ingin mengisi kekosongn tersebut dengan pemberian platihan produksi film dokumenter untuk siswa SMA. Rumusan masalah sebagai berikut.Kurangnya pemahaman dan pengetahuan siswa/i SMAN 3 Padangpanjang produksi film dokumenter. Metode yang digunakan sistem ceramah, diskusi, demo, dan praktik. Ide pembuatan film dirangsang terkait suasana, kejadian, potet, profil, tokoh menjadi film dokumenter. Film dokumenter yang dihasilkan lebih kepada penyampaian pesan atau informasi dan ajang mengolah kreativitas, bukan utama pada sisi hiburannya. Untuk itu, dalam menambah wawasan, dan meningkatkan pengetahuan siswa dalam produksi film dokumenter diadakan pelatihan produksi film dokumenter kepada siswa SMA.

 

Kata Kunci: Film Dokumenter, Siswa SMA 3 Padangpanjang, Pelatihan Produksi Film


Full Text:

Untitled PDF

References


Balasunda, Riksa dan Setiawan Sabana. 2016Representasi Perlawansn, Pembebasan, dan Nilai Budaya”, dalam jurnal Panggung Nilai dan Identitas Seni Tradisi dalam Penguatan Budaya Bangsa, vol. 26 No. 1 Maret 2016, ISBI Bandung.

Burton, Grame. 2007. Membicangkan Televisi sebuah Pengantar Kepada Studi Televisi. Yogyakarta: Jalasutra.

Darwanto Sastro Subroto, 1992. Manejemben Produksi Televisi. Yogyakarta: Duta Wacana Press.

Fachruddin, Andi. 2015. Cara Kreatif Memproduksi Program Televisi. Yogyakarta: Andi Offset.

Naratama. 2013. Menjadi Sutradara Televisi. Jakarta: PT Gramedia. Paransi, D.A. 2005. Film/Media?seni. Jakarta: FFTV-IKJ Press.

Prakoso, Gotot. 1997. Film Pinggiran: Antologi Film pendek, Film Eksperimental&Film Dokumenter. Jakarta: Fatma Press.

Pratista, Himawan. 2008. Memahami Film, Yogyakarta: Homerian Pustaka.

Prusdianto. 2012. Seni Pertunjukan Teater Asera Berdasarkan Mitos To Balo Suku Bentong Sulawesi Selatan, dalam Resital Jurnal Seni Pertunjukan, vol. 13 No.1 Juni 2012 ISI Yogyakarta.

Said, Salim. 1982. Profil Dunia Film. Jakarta: PT Temprint.

Sutrisno, Mudji. 2005. Oase Estetis: Estetika dalam Kata dan sketsa. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v1i2.157

Refbacks

  • There are currently no refbacks.