PRODUKSI KOPI BUBUK TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PADA KELOMPOK SERBA USAHA SRIKANDI DI KABUPATEN TANGGAMUS

Maria Erna Kustyawati, Sri Sri Setyani, Ribut Sugiharto, Sri Waluyo

Abstract


Produk kopi bubuk yang diproduksi oleh Kelompok Serba Usaha (KSU) Srikandi Pekon Ngarip Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus dan Pemkab Tanggamus mempunyai kelemahan dalam hal warna, aroma serta rasa. Demikian juga harga yang masih rendah. Penyuluhan teknik tahapan produksi kopi bubuk dan pelatihan serta pendampingan untuk memperoleh PIRT dilakukan untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk kopi bubuk. Target luaran yang ingin dicapai yaitu kopi bubuk dengan warna kayumanis, dan rasa khas kopi bubuk dengan harga meningkat 50%. Metode pelaksanaannya dengan penyuluhan dan pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan pada Kelompok Serba Usaha Srikandi pada lokasi dengan jarak lebih kurang 90 km dari Bandar Lampung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anggota mitra melakukan pengolahan kopi beras sesuai tahapan dengan baik. Sebanyak 80% anggota melakukan praktek penyiapan dan pengolahan kopi bubuk secara higien. Perolehan PIRT masih 60%. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan produk (100g/kemasan) adalah 87,5%. Dengan demikian peningkatan mutu dan pengemasan kopi bubuk telah tercapai. Usaha untuk memperoleh PIRT diperlukan lay out peralatan produksi di dalam rumah produksi yang sesuai dengan higienitas sehingga diperlukan rumah produksi yang sesuai

Full Text:

PDF

References


Deddy. 2010. Manfaat Kopi untuk Kesehatan. http://www.mediainfoonline.com/index.php?option=com_content&view=article&id=307:manfaat-kopi-untuk-kesehatan&catid=40:kesehatan&Itemid=71. Diakses pada tanggal 25 Agustus 2016.

Prasetyo, H. 2011. http://h-prasetyo.blogspot.com/2010/01/standar-mutu-kopi.html diakses pada tanggal 16 Maret 2016.

Lin, C. C. 2010. Approach of improving coffee industry in taiwan promote quality of coffee bean by fermentation. J. International Management Studies.

Natawidjaya, H. 2012. Pedoman Teknis Penanganan Pascapanen Kopi. Direktorat Pascapanen dan Pembinaan Usaha. Direktorat Jenderal Perkebunan. Kementrian Perkebunan. Hlm. 13-15.

SNI-01-3542-2004. Tahun 2004. Kopi Bubuk. Badan Standar Nasional.

Setyani, S., Susilawati, Zuidar S. 2014. IbM Kopi Pekon Way Harong Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas Lampung.

Sulistyowati. 2002. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Citarasa Seduhan Kopi. Materi Pelatihan Uji Citarasa Kopi. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember.

Variyar, P.S., R. Ahmad, R. Bhat, Z. Niyas, dan A. Sharma. 2003. Flavoring components of raw monsooned arabica coffee and their changes during radiation processing. J. Agric. Food Chem.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v2i1.346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.