OPTIMASI PRODUKSI BATIK DENGAN TEKNIK WAX PRINT SCREEN (WPS) UNTUK PERAJIN BATIK KEMBANG KELI DI KABUPATEN WONOSOBO

Agung Cahyana, FP Sri Wuryani, Sumadi Sumadi

Abstract


Pengabdian Pada Masyarakat Tematik batik dengan teknik Wax Print Screen (WPS) ini merupakan bentuk kemitraan dari kelompok perajin batik “Kembang Keli” dengan Institut Seni Indonesia Surakarta. Batik Kembang Keli berada di wilayah kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo. Sesuai dengan proposal kemitraan diajukan ibu Yohana Wiera, S.Si selaku ketua kelompok perajin batik ”Kembang Keli” kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan untuk menambah pengetahuan tentang teknik membatik, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga bersaing secara kualitas dan kuantitas dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat umum.Hasil observasi di lapangan didapatkan beberapa permasalahan yang dihadapi mitra antara lain masih minimnya tenaga terampil perajin batik di Wonosobo, banyak peminat  produk batik dari Kembang Keli tetapi jumlah produksi yang terbatas belum bisa memenuhi permintaan pasar, lamanya proses membatik menyebabkan biaya produksi mahal sehingga kurang bisa bersaing harga dengan produsen batik lainnya. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, maka Penulis menawarkan pelatihan batik dengan teknik Wax Print Screen (WPS) sebagai solusi permasalahan dan usulan dari mitra penajin batik Kembang Keli untuk optimasi produksi batik. Kegiatan pelatihan dilakukan selama tiga hari yang diikuti oleh para perajin batik di wilayah kecamatan Kertek Wonosobo. pada acara tersebut para peserta diberi pelatihan cara membuat model cetak motif batik pada screen sablon sampai proses finishing produk batik. Dengan penerapan teknik Wax Print Screen (WPS) bisa mengoptimalkan hasil produksi batik, yaitu bisa mengurangi waktu pengerjaan desain dan membatik pada produk skala masal sehingga menghemat waktu produksi dan menekan biaya operasional sehingga para perajin batik Wonosobo mampu bersaing harga produk dengan kompetitor lainnya.

Full Text:

PDF

References


Avant Propos, dalam. Bryan Lawson. How Designer Think. Terj. Harfiah Widiawati. Yogyakarta: Jalasutra, Cet-1, 2007.

Edi Sedyawati. Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: Rajawali Pers. 2010. Ed-1, Cet-4




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v2i2.351

Refbacks

  • There are currently no refbacks.