PEMBERDAYAAN INDUSTRI KRIYA LOGAM DI DESA TUMANG CEPOGO BOYOLALI

Aan Sudarwanto, Kuntadi Wasi Darmojo

Abstract


Pemberdayaan industri kerajinan logam dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri yang berorientasi pada produk ekspor, dimana konsentrasi penggunaan bahan baku utama didominasi bahan baku logam seperti tembaga, aluminium dan kuningan yang berada di di Desa Tumang. Penggunaan alat yang sederhana merupakan salah satu mengapa produk kerajinan tidak bisa memenuhi permintaan pasar dalam waktu yang singkat. Sehingga diperlukan strategi bagaimana memecahkan permasalahan tersebut. Disamping itu banyak permasalahan-permasalahan lain yang diperlukan penanganan sehingga kegiatan pemberdayaan ini sangat dibutuhkan. Fokus dari kegiatan pemberdayaan ini lebih diarahkan pada pada aspek peningkatan kualitas produksi Kerajinan logam yang meliputi penguatan sistem produksi, penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi tepat guna, perancangan desain, dan branding produk yang akhirnya bermuara pada eksport hasil produk kerajinan logam.


Full Text:

PDF

References


Ambar Teguh Sulistiyani, 2004, Kemitraan Dan Model Model Pemberdayaan, yogyakarta : Gava Media

Soegeng Toekio, at all, 1987, Pengantar Apresiasi Seni Rupa, ASKI Surakarta

Soedarsono RM, 2001, Metodologi Penelitian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Bandung : MSPI

Kotler, Philip. (2002). Manajemen Pemasaran, Edisi Milenium, Jakarta: PT.

Prenhallindo.

https://id.wikipedia.org/wiki/Powder_coating

Narasumber wawancara:

Sudarto, perajin logam, usia 53 tahun

Alamat: Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v3i1.376

Refbacks

  • There are currently no refbacks.