PELATIHAN KELOMPOK SANDIWARA DAN PEMANTAPAN MANAJEMEN KELOMPOK DI KELURAHAN GANTING PADANGPANJANG, SUMATERA BARAT

Enrico Alamo, Desi Susanti, Saaduddin Saaduddin

Abstract


Ganting Kenagarian Ekor Lubuk Padang Panjang Timur dulunya memiliki kelompok sandiwara yang ditemukan pentasnya pada acara pemuda maupun hajatan kampung, sayangnya kelompok sandiwara ini tidak aktif lagi bahkan tidak terdengar dalam bentuk grup. Faktor utama yang melatari hilangnya kesenian sandiwara ini karena minimnya pengetahuan dan pengkaderan anggota. Beberapa wawancara yang dilakukan, ada kerinduan pada kelompok sandiwara ini, agar kelompok sandiwara tersebut dapat tumbuh dan berkembang kembali. Pelaku sandiwara di kelurahan Ganting saat ini sebagian besar berusia 50-70 tahun. Menjawab hal ini diperlukan pelatihan-pelatihan sandiwara meliputi manajemen maupun artistik yang diharapkan dapat menyesuaikan pada zaman masa sekarang.

Full Text:

PDF

References


Anirun, Suyatna. Menjadi Sutradara. Jakarta: STSI Press Bandung2002.

Dewojati, Cahyaningrum.Drama Sejarah Teori dan Penerapannya. Gajah Mada University Press. 2010

Hasan, & Saaduddin. (2015). Fungsi Sandiwara Amal di Masyarakat Desa Pulau Belimbing, Kec Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Ekspresi Seni, 16(Juni), 1–19. Retrieved from https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi/article/view/25

N. Riantiarno. "Tentang Sutradara dan Penyutradaraan". Dalam buku Teater Indonesia: Konsep, Sejarah, Problema. Jakarta: Dewakan Kesenian Jakarta, 2000.

____________.Membangun Tokoh. Terj. B. Verry Handayani dkk. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), 2008.

Sitorus, D Eka, The art of acting: Seni Peran Untuk Teater, Film dan TV, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003.

Yudiaryani. Panggung Teater Dunia: Perkembangan dan Perubahan Konvensi. Yogyakarta:Pustaka Gondho Suli, 2002




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v3i1.377

Refbacks

  • There are currently no refbacks.