PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA UNTUK PENGOBATAN KELUARGA DI KELURAHAN KEBUN BUNGA KECAMATAN SUKARAMI-KOTA PALEMBANG

Aseptianova Aseptianova

Abstract


Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi obat-obatan tradisional telah dibuktikan khasiatnya secara laboratorium dan dijamin aman untuk dikonsumsi serta dapat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping. Upaya yang dilakukan masyarakat juga dianjurkan pemerintah dalam peningkatan derajat kesehatan salah satunya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pengabdian masyarakat dapat kita manfaatakan sebagai bagian dari usaha promosi kesehatan mandiri pada masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini supaya masyarakat mengetahui manfaat dari tumbuhan sebagai tanaman obat agar masyarakat dapat membudidayakan dan melestarikan berbagai tanaman obat sehingga bisa mengurangi biaya pengobatan. Pengabdian masyarakat ini menggunakan model partisipatif. Hasil dalam pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat telah mulai memanfaatkan dan membudidayakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sekaligus sebagai tanaman produktif. Di kecamatan Sukarami lahan kosong sudah dimanfaatkan untuk berbagai tanaman mulai dari jahe, kunyit, kencur, durian, jambu, sirsak, kelengkeng, rambutan, dan nangka.


Full Text:

PDF PDF

References


Agustina setiawati, 2016. The inhibitor of Typhonium Flagelliforme Lodd Blume leaf extract on COX-2 expression of WiDr colon cancer cells. 6,3 February Elsevier No: 2221-1691, DOI: 10.1016/j.apjtb.2015.12.012. Asian Pasific Journal of Trofical Biomedicine.

Aspan, Ruslan, Sherley dan Napitupulu. 2008. Taksonomi Koleksi Tanaman Obat Kebun. Tanaman Obat. Bidang Biologi LIPI. Citeureup Hal 44-46.

Bahan Pusat Statistik Indonesia (BPS), 2008. National Family Planning Coordinating Board, Ministry of Health, ORC Macro. Indonesia Demographic and Health Survey 2007. Calverton, Maryland: BPS and ORC Macro. Indonesia: Badan Pusat Staistik-Statistics Indonesia.

Basri, 2002. Definisi Obat. (Online), (http://nurhikmaalbasir.blogspot.co.id//., diakses pada 05 Oktober 2018.

Chasanah. 2010. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional. (Online), (http://pemanfaatantumbuhanobattradisional.artikel/2010kandungantumbuhan obat-html, diakses tanggal 4 oktober 2018).

Ermiati, Chasimila dan Ratna. 2006. Kelayakan Usha Tani Beberapa Tanaman Obat. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Prosiding Penguatart Inovesi Mendukung Kemandirian Usaha Tani Perkebunan Rakyat 87-88.

Fitri. 2015. Pengaruh Jenis Substrat terhadap Kelimpahan Tanaman Lamun di Pantai Karapyak Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Skripsi Program Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pasundan Bandung: Tidak diterbitkan.

Hadi, E.E.W., Widyastuti, S.M., & Wahyuono, S. 2015. Keanekaragaman dan Pemanfaatan Tumbuhan Bawah pada Sistem Agroforesti di Perbukitan Menoreh, Kabupaten Progo. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23 (2), 206-215.

Kandari, L.S., Phondani, P.C., Payal, K.C. Rao, K.S. & Maikhuri, R,K. 2012. Etnobotani Study Toward Conservation of Medicinal and Aromatic Plant in Upper Ctchmments of Dhauli Ganga in the Central Himalaya. Jurnal of Mountain Science, 9, 286-296.

Kandowango, N., Solang, M., & Ahmad, J. 2011. Kajian Etnobotani Tumbuhan Obatoleh Masyarakat Kabupaten Bonebolango Provinsi Gorintalo. Laporan Penelitian Etnobotani Tanaman Obat. Jurusan Biologi FMIPA. Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

Kementerian Kesehatan. 2007. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2007. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Keputusan Menteri Kesehatan. 2004. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 131/Menkes/SK/II/2004. Jakarta: Keputusan Menteri Kesehatan.

Kintoko. 2006. Potensi Pengembangan Tanaman Obat. Fakultas Sains dan Teknologi Universiti Kebangsaan Malaysia. Prosiding Persidangan Antarbangsa Pembangunan Aceh (181).

Kurdi, Aserani. 2010. Bagian dari Tanaman yang Digunakan untuk Obat. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.

Litbang Depkes. 2007. Riset Kesehatan Dasar 2007. (Online), (http://www.litbang.depkes.go.id/download/Bukulaporan/LApnas-Riskesdas-.2007/Indonesia.zip., diakses 19 Oktober 2018).

Nursiyah. 2013. Studi Deskriptif Tanaman Obat Tradisional yang Digunakan Orang Tua untuk Kesehatan Anak Usia Dini di Gugus Melati Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Semarang: UNNES.

Rahmawati, Hapsoh. 2002. Agronomi Tanaman Obat. (Online), (http://tanamanobat.pdf/2002/agronomi-tanaman-obat-fak-pertanianpd, diakses 18 Oktober 2018).

Stefanus, dkk. 2011. Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin Nonkuota (JAMKESDA dan SPM). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol.1, No.6, Hal.1195-1202.

Susanto, A. 2017. Komunikasi dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kecamatan Margadana. Jurnal Para Pemikir, 6(1).

Utami, Asmaliyah. 2010. Potensi Pemanfaatan Tumbuhan Obat di Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Balai Penelitian Kehutanan Palemabang. Palembang. (Online), (http://tumbuhanobatdilampung/2010/tekno -ht-sri-utami-n-asmaliyah.pdf., diakses 4 Oktober 2018).

Widyawati, A. & Rizal, M. 2015. Upaya Pemberdayaan Apotik Hidup di Perkotaan Melalui Deskripsi dan Manfaat Obat. Surakarta: UNS.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v3i1.680

Refbacks

  • There are currently no refbacks.