MEMBANGUN KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN COMMUNITY MELAYU DI MESKOM BENGKALIS MELALUI SENI KOMPANG

Nilawati Nilawati Nilawati, Nursyirwan Nursyirwan Nursyirwan, Rosta Minawati Rosta

Abstract


ABTRAK:

Penulisan seni kompang  ini  penting dan berarti bagi pengkajian kebudayaan Melayu. Tujuan kajian adalah: melirik kompang sebagai budaya masyarakat Melayu;  menyampaikan kompang dalam posisi strata; mengapresasi interpretasi keberadaan kompang; menggambarkan pemahaman kompang sebagai musik tradisional; dan mengungkap konsep kompang sebagai ikon budaya melayu;   menjelaskan appresiasi masyarakat Meskom terhadap perubahan dan kebertahanan kreativitas ekspresi seni kompang. Metode dalam penelitian bersifat kualitatif dan kuantatif, melalui pendekatan pengkajian etnografi, etnomusikologi dan antropologi meliputi interpretasi atas ikon, dan representasi budaya kompang di Meskom Bengkalis. Secara umum hasil penelitian dapat dikatakan bahwa: interpretasi tradisi kompang pada community Meskom-Bengkalis tradisi mereka adalah produk dari suatu masyarakat tradisional. Tradisi itu terbentuk melalui proses panjang melalui kebiasaan turun-temurun oleh sekelompok masyarakat yang berada di wilayah Meskom-Bengkalis. Strata atau posisi kompang pada community Meskom-Bengkalis  tergolong ke dalam kelompok folk art (seni untuk rakyat), dan mass art (seni untuk massa), dalam bahasa umum, musik kompang berasal dari rakyat, diperankan oleh rakyat, diperuntukkan bagi rakyat.

 

Kata Kunci: Seni Kompang, Kebudayaan, Kepribadian, Community

    Melayu, Meskom-Bengkalis.


Full Text:

PDF

References


KEPUSTAKAAN

Al Faruqi, Ismail Raji. 1999. Seni Tauhid Esesnsi dan Ekspresi Estetika Islam. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.

Qardami, Yusuf. 1998. Islam Bicara Seni. Solo: Intermedia.

Hartoko, Dick. 1984. Manusia dan Seni. Kanisius: Yogyakarta.

Haryono, Timbul. 2008. Seni Pertunjukan dan Seni Rupa dalam Perspektif Arkeologi Seni. Surakarta: ISI Press Solo.

Kartodirjo, Sartono. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Kartono, Kartini. 2005. Teori Kepribadian. Bandung: Mandar Maju.

Kayam, Umar. 1993. “Apakah Kesenian Perlu Dibina,” SENI: Jurnal Pengetahuan dan Penciptaan Seni, III/03, Juli 1993. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.

____________. 1981. Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan.

Koentjaraningrat. 1987. Sejarah Teori Antropologi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Ralph, Linton. 1945. The Cultural Background of Personality. New York, London: D. Appleton-Century Company Incorporated.

Merriam, Alan P. 1964. The Anthropology of Music. Chicago: Northwestern University Press.

Morris, Desmod. 1977. Manwatching: Afield Guide to Human Behavior. New York: Harry N. Abrams, Inc., Publishers.

Soedarsono, R. M. 1999. Seni Pertunjukan dan Pariwisata: Rangkuman Esai tentang Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.

Wallace, Anthony F.C. 1969. Culture and Personality. New York: Random House,

Umam, Chatibul; Muammar dan Maria Ulfah. 1987. Belajar Membaca Al Qur’an dengan Lagu. Jakarta: Lembaga Bahasa dan Ilmu Al Qur’an.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats