TARI OLANG-OLANG DALAM RITUAL PENGOBATAN SUKU SAKAI DI KECAMATAN MINAS, KABUPATEN SIAK

Khairul Layali, Rosta Minawati, Yusfil Yusfil

Abstract


ABSTRAK

 

Tari Olang-olang merupakan cerminan identitas masyarakat pedalaman suku Sakai yang terdapat di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Tari Olang-olang adalah sebuah tari pengobatan bagi suku Sakai. Suku Sakai masih percaya bahwa penyakit manusia ditimbulkan oleh gangguan roh halus. Sistem pengobatannya dengan melakukan upacara yang di dalam proses pengobatan terdapat tari Olang-olang. Bentuk tari Olang-olang dalam kehidupan suku Sakai dapat dilihat dari bentuk gerak, musik pengiring dan properti serta busana yang dapat dilihat dari wujud mencakup seluruh aspek yang dapat ditangkap oleh panca indra.           Makna yang terkandung pada tari Olang-olang dalam ritual pengobatan Suku Sakai di Kecamatan Minas adalah makna ritual, makna estetika, makna representasi budaya, dan makna pelestarian budaya. Tari Olang-olang menggambarkan roh dari Soli, yang merupakan roh nenek moyang suku Sakai yang semasa hidupnya juga seorang Bomo. Olang-olang mempunyai makna burung terbang. Gerakan dari Tari Olang-olang menggambarkan simbolisasi komunikasi antara Bomo dengan roh Soli dalam penyembuhan orang yang sakit.

 

 

Kata Kunci: Tari Olang-Olang, Ritual, Suku Sakai, Kecamatan Minas

ABSTRACT

 

Dance - Olang Olang is a reflection of the identity of rural communities Sakai tribe contained in District Minas , Siak . Olang - Olang dance is a dance for the treatment of Sakai tribe . Sakai people still believe that the human disease caused by interference spirits. Treatment system to perform the ceremony in the treatment process are dance - Olang Olang . Olang - Olang dance forms in Sakai tribal life can be seen from the form of movement , musical accompaniment and property as well as clothing that can be seen from the form covers all aspects that can be captured by the five senses . Meaning contained in Olang - Olang dance in ritual treatment Sakai people in District Minas is a ritual significance , aesthetic meaning , the meaning of cultural representation and preservation of cultural significance . Dance - Olang Olang describe the spirit of Soli , which is the ancestral spirits Sakai tribe who during his lifetime was also a Bomo . Olang - Olang has meaning flying birds . Movement of Dance - Olang Olang describe symbolize communication between Bomo with Soli spirit in healing the sick.Keywords: Dance - Olang Olang, Ritual, Sakai tribe, District of Minas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Daryusti, 2011. Hegemoni Penghulu dalam Perspektif Budaya. Yogyakarta: Multi Grafindo.

Darmawi, Ahmad. Dardiri. Hasbullah dan Imam Hanafi. 2007. Upacara Pengobatan Tradisional Bulean. Disbudpar Provinsi Riau.

Endraswara, Suwardi. 2006. Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan., Sleman Pustaka: Widyatama.

Hamidy, UU. 1991. Masyarakat Terasing Daerah Riau Di Gerbang Abad XXI. Pekanbaru: Pustaka Zamrad.

Hamidy, UU. 1992. Pengislaman Masyarakat Sakai Oleh Tarekat Naqsyahbandiyah Babussalam. Pekanbaru: UIR Press.

Isjoni, 2005. Orang Talang Mamak Perspektif Antropologi Ekonomi. Pekanbaru: UNRI Press.

Isjoni. 2005. Orang Sakai Dewasa Ini. Diterbitkan oleh Unri Press, Pekanbaru.

Moleong, Lexy J, 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rab, Tabrani, 2002. Nasib Suku Asli Di Riau. Pekanbaru: Riau Cultural Institute.

Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana


Refbacks

  • There are currently no refbacks.