Ritual Sebagai Sumber Penciptaan Film Basafa Di Ulakan

Ediantes Ediantes

Abstract


Basafa merupakan sebuah ritual keagamaan yang dilaksanakan oleh para pengikut tarekat Syatariyah bersifat Sufisme, sehingga ritual keagamaan yang dilaksanakan, mempunyai alasan-alasan tertentu yang sulit dipahami.Alasan-alasan pembenaran tersebut terkadang tidak dapat dipahami secara rasional, diperlukan kepekaan inderawi dalam membahasnya. Ritual ini mengingatkan pada tata cara dalam memahami keberadaan-Nya walaupun jalan yang ditempuh berbeda tetapi tetap pada satu tujuan dan mengagungkan-Nya. Interpretasi yang hadir dalam film dokumenter “Basafa Di Ulakan” bukanlah pembelaan terhadap apa yang dilakukan oleh tarekat Syatariyah melainkan mencari pembenaran yang terkandung dalam nilai- nilai religius Basafa. Metode penciptaan dalam film dokumenter melalui metode film dokumenter observational, dengan merekam seluruh aktifitas Basafa dan melakukan wawancara terhadap pihak- pihak terkait dengan acara Basafa ini. Visual yang ditampilkan merupakan bukti otentik tentang arti Basafa, fenomena yang terjadi, merupakan rekaman latar belakang yang nyata, sehingga apa yang terkandung dalam film adalah ungkapan dari realitas kehidupan yang ada dengan pemberian sentuhan estetika dalam penggarapannya.

Keywords


Basafa; tarekat Syatariyah; ritual; Film dokumenter

Full Text:

PDF

References


Amir, Addriyetti. 2007. Syekh Burhanuddin Ulakan. Puitika

Ayawaila, Gerzon R.2008.DOKUMENTER: Dari ide sampai produksi. Jakarta: FFTV IKJ.

Boggs, M Joseph .1992. The Art Of Wachting Film, Jakarta :Yayasan Citra

Bordwell, David.2003. Film Art: Ant Introduction. New York: McGraw Hill Inc.

Featherstone, Mike.2001. Posmodernisme Dan Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Graves, Elizabeth E.2007. Asal Usul Elit Minangkabau. Jakarta : Yayasan Obor.

Hadi, Sumandiyo.2006. Seni Dalam Ritual Agama, Yogyakarta : Pustaka.

Hariwijaya M, et al.2004. Tehnik Menulis Skripsi & Thesis. Yogyakarta: Zenith Publisher.

Idris, Kemal.2001. Pemerintahan Nagari Minangkabau. Jakarta : Graha Ilmu.

Kaplan, David et al.1999. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar .

Kamal, Zahara. 2011. Pertunjukan Seni ReligiusDi Makam Keramat Syekh Burhanuddin. dalamEkspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan karya Seni,Puslit dan P2M STSI Padangpanjang.

Koentjaraningrat.1974. Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Prakosa, Gotot.2006. Kamera Subjektif: Rekaman Perjalanan. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta.

Sachari, Agus. 2002. Estetika. Bandung: ITB.

Samad, Duski.2002. Syekh Burhanuddin dan Islamisasi Minangkabau: Syarak mandaki Adat Manurun. Jakarta: The Minangkabau Foundation.

Salim, Rohani.1990Syech Burhanuddin diantara para khalifah. Padang: Bias Jaya.

Sutrisno, Mudji et al. 2005. Teori-teori Kebudayaan. Yogyakarta:Karnisius.

Suwardi, Purnama.2006.Seputar Bisnis dan Produksi Siaran Televisi. Padang: TVRI SUMBAR.

Suprayogo, Imam et al. 2001. Metodologi Penelitian Sosial Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tandzil, Chandra et al. 2009.Pemula Dalam Dokumenter. Jakarta : INDOCS.

Weber, Max. 2006. Sosiologi,Jakarta : Pustaka Pelajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v18i1.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats