KRIYA SENI, KELAHIRAN DAN EKSISTENSINYA

ahmad Bahrudin

Abstract


Kriya atau sering disebut dengan kerajinan dan dalam bahasa inggrisnya disebut dengan nama craft, pada mulanya diciptakan sesuai dengan kebutuhan pada zamannya, yaitu sebegai pemenuhan kebutuhan religi/beribadah pada lampau, dan kriya berkembang tidak lagi sebagai pemenuhan kebutuhan religi tetapi sebagai pemenuhan kebutuhan pokok manusia, pada umunya memiliki fungsi praktis/applied art pada masyarakat, maka kriya sekarang ini sudah mencerminkan perubahan-perubahan dari masa lalu. Perubahan itu tidak lepas dari pengaruh berbagai aspek dari waktu ke waktu seiring dengan kemajuan zaman yang sangat cepat. Sehingga muncul dua istilah dalam kriya yaitu istilah seni kriya dan istilah kriya seni, seni kriya bersifat pada pemenuhan kehidupan sehari-hari dan memiliki fungsi praktis, sedangkan kriya seni muncul karena adanya keinginan kriyawan untuk menambahkan ekspresi dalam karya kriyanya, sehingga lahir karya-karya kriya yang lebih menekankan pada nilai seni atau estetisnya dan cenderung mengabaikan nilai fungsinya. 

 


Keywords


kriya; seni kriya; kriya seni

Full Text:

PDF PDF

References


Andono. 2006. Kriya Kontemporer: Studi kasus atas tugas karya akhir kayu di jurusan kriya kriya FSR. ISI Yogyakarta Tahun Akademik 2001/2002 s/d 2005/2006,

Jurnal SURYA SENI, Vol. 2,Yogyakarta. Asmujo Lono. 2006. Kria Kontemporer Indonesia: Yang Mana, Makalah dialog Seni Kriya STSI

Padangpanjang.

B. Muria Zuhdi. 2003. Perkembangan Konsep Kriya, Imaji, Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, Yogyakarta. F

eldman, Edmund Bruke. 1991. Ar Ast Image and Idea, terj., SP. Gustami, Fakultas Seni Rupa dan Disain, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.

Read, Herbert. 2000. Seni Arti dan Problematiknya, terj., Seodarso, Sp., Duta Wacana University Press.

Riswel. 2006. Seni kriya Akar Tradisi dan Peluang Pengembangaannya. Makalah Seminar Seni Kriya.

Soedarso. Sp. 2006. Trilogi Seni: Penciptaan Eksistensi dan Kegunaan Seni, Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Soedarso. Sp.. 1990. Tinjuana Seni: Sebuah Pengantar Untuk Apresiasi Seni.Saku Dayar Sana,Yogyakarta.

SP. Gustami. 1991. “Seni Kriya Indonesia” Dilema Pembinaan dan Pengembangan, SENI Jurnal Pengetahuan dan Penciptaan Seni, Edisi I/03 Oktober, BP. ISI Yogyakarta.

Suwaji Bastomi. 2003. Seni Kriya Seni, Unnes Press, Semarang.

The Liang Gie. 1996. Filsafat Seni: Sebuah Pengantar, Pusat Belajar Ilmu Berguna, Yogyakarta.

Yulriawan Dafri. 2000. Hand Out Tinjauan Kriya, Jurusan Kriya FSRD Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v13i1.186

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats