KAJIAN GAYA TARI RANTAK KUDO DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PASIR TALANG KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT

Luly Arta, Erlinda Erlinda, Martion Martion

Abstract


Tulisan ini merupakan hasil dari penelitian tentang  tari Rantak Kudo yang hidup di tengah masyarakat Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Rantak Kudo adalah salah satu tari  yang cukup dikenal oleh masyarakat di Kabupaten Solok Selatan umumnya, dan masyarakat Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu khususnya. Tarian ini di hidup kembangkan oleh Sanggar Seni Sabirullah Matador yang diciptakan oleh Syofian Sori tahun 1975. Terciptanya tari Rantak Kudo  initerinspirasi dari  kebiasaan raja Alam Sungai Pagu yang dulunya berpergian menunggani seekor kuda.Teori yang dipakai adalah teori gaya tari oleh Alan Lomax dan Edi Sedyawati.Gaya yang terdapat dalam gerak tari Rantak Kudo  didominasi pada hentakkan kaki yang menggunakan ujung jari kaki,  serta fostur tubuh (badan) lebih dominan condong ke depan.Faktor   internal yang membangun gaya tari Rantak Kudo dibentuk dari geraknya yang menciri, musik, rias dan kostum yang khas dari budaya Pasir Talang. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh adat masyarakat yang menumbuh kembangkan tari tersebut.


Keywords


Tari Rantak Kudo, Sanggar Seni Sabirullah Matador dan gaya tari

Full Text:

PDF

References


Edi Sedyawati. Pengetahuan Elementer Tari dan Beberapa Masalah Tari. Jakarta: Direktorat Kesenian. Proyek Pengembangan Kesenian. 1981.

Erlinda. Menapak Indang Sebagai Budaya Surau. Padangpanjang: Institut Seni Indonesia Padangpanjang. 2016.

Lomax, Alan. Dance Style and Culture. New Brunwick: Transaction Book. 1978.

Y. Sumandiyo Hadi. Kajian Tari Teks Dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka

Book Publisher. 2007.

Silverser Pamardi. “Karakter dalam Gaya Surakarta” dalam GELAR Jurnal Seni Budaya. Vol. 12 No.2 Desember 2014.

Sri Rustianti. “Pencak Silat Sebagai Sumber Inspirasi Eksplorasi & Inovasi Tari Minangkabau” dalam Ekspresi Seni Jurnal Ilmu Pengetahuan dan KaryaSeni. ISSN: 1412 1662 Vol. 15, No.2, November 2013

Wahida Wahyuni. “Karakter Gaya Tari Minangkabau Tari Mulo Pado dan Tari Benten.Jurnal Panggung Vol. 28, no 2 Juni 2018


Refbacks

  • There are currently no refbacks.