FUNGSI KESENIAN KENTRUNGAN DI NAGARI SIALANGGAUNG KEC. KOTO BARU KAB. DHARMASRAYA

Arum Kusuma Dewi, Sriyanto Sriyanto, Suharti Suharti

Abstract


Kentrungan merupakan sebuah kesenian Jawa yang hidup dan berkembang di Jorong Padang Bintungan Blok D Sitiung 1. Kesenian ini telah ada di Jorong Padang Bintungan sejak masuknya Suku Jawa karena transmigrasi bedhol desa yang terjadi pada tahun 1976.  Kentrungan merupakan salah satu kesenian Jawa yang mendapatkan respon positif dan dapat diterima keberadaannya oleh masyarakat Minangkabau sebagai suku asli yang ada di Jorong Padang Bintungan Nagari Sialanggaung. Menggunakan teori bentuk, teori struktur, dan teori fungsi kesenian kentrungan di Jorong Padang Bintungan di analisa secara deksriptif berdasarkan temuan data di lapangan.


Keywords


Kentrungan; bentuk; struktur; fungsi.

Full Text:

PDF

References


A.A.M Djelantik. Estetika Sebuah Pengntar. Bandung: MSPI: 1996.

Asyukri Ibn Chamin. Purfikasi dan Reproduksi Budaya di Pantai Utara Jawa. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2003

Allan P Meriam. The Antropology of Music. Chicago: Nort Westren University. 1964

Aprillia Resti. “Profil Nagari Sialanggaung”. Sialanggaung: Wali Nagari Sialanggaung. 2017

Bodgen dan Taylor. Metode penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 1995

Bondet Wrahatnala. “Kebertahanan Kentrungan dalam Kehidupan Masyarakat Jepara”, tesis, program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta. 2017

Firdaus. “Shalawat Dulang Kreasi Baru”. Padang Panjang: Aski Padang Panjang. 1989.

Ki Harsono Kodrat. Gending-Gending Karawitan Jawa Lengkap Selendro-Pelog. Jakarta: Balai Pustaka. 1986

Lauren Bagus. Kamus Filsafat. Yogyakarta: Pustaka Grandmedia. 1996

Nyoman Khuta Ratna. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2004

Rahayu Supanggah. Bhotekan Karawitan 1. Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. 2002

M Thoyibi. sinergi Agama dan budaya. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2003

Panu Banoe. Pengantar Pengetahuan alat musik. Jakarta: Cv Baru. 1984

RM. Soedarsono. “Metodologi Penelitian Dan Seni Rupa”. Bandung:

Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. 1999

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kalitatif R&D. Bandung: CV Alfabeta. 2008

Sumarsam. Gamelan Interaksi Budaya dan Perkembangan Musikal di Jawa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2003

Suripan Sadi. Kentrung Warisan Tradisi Lisan Jawa. Surabaya: Yayasan Mitra Sejati. 1988

Suka Hardjana. Estetika Musik Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Art Music Today. 2018

Usman Pelly. Urbanisasi dan Adaptasi. Jakarta: PT.Pustaka LP3S. 1994

Yusuf Al-Qardlawy. Fikih Musik dan Lagu. Bandung: Maktabah Wahbah. 2001




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/lg.v4i2.490

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/lg.v4i2.490.g323

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.