PENYUTRADARAAN LAKON ORANG GILA DIATAS ATAP KARYA KIKUCHI KAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISME SUGESTIF

Ambar Febriani, Yusril Yusril, Sahrul N

Abstract


Artikel berjudul Penyutradaraan Lakon Orang Gila di Atas Atap karya Kikuchi Kan menggunakan pendekatan realisme sugestif. Lakon merupakan karangan dari seorang penulis Jepang yang kritis terhadap situasi yang sedang terjadi masyarakat.  Alasan pengkarya memilih naskah ini karena naskah Jepang ini jarang dipentaskan di Indonesia dan tema yang diangkat dalam lakon sangat dekat dengan pengkarya sehingga memudahkan analisis terhadap lakon. Pengkarya menggunakan pendekatan realisme sugestif dalam  untuk mewujudkan lakon ke atas pentas. Pendekatan ini pengkarya gunakan guna memberikan peluang baru dalam pencapaian artistik dan bloking aktor tanpa menghilangkan makna dari lakon.Set panggung yang di jelaskan dalam naskah Orang Gila di Atas Atap adalah sebuah rumah dan halaman belakangnya.  Seiring berjalannya proses penyutradaraan lakon Orang Gila di Atas Atap karya Kikuchi Kan menggunakan pendekatan realisme sugestif, banyak kemungkinan-kemungkinan positif yang bisa ditemukan seperti bloking aktor yang tidak membelakangi penonton, panggung bisa dibagi menjadi beberapa titik namun masih dalam satu peristiwa dan panggung bisa digunakan lebih luas sehingga bloking aktor bisa lebih lebar. Dapat disimpulkan bahwa realisme sugestif bisa memberikan efek tontonan  yang menarik untuk sebuah pertunjukan teater

Keywords


Penyutradaraan; Lakon Orang Gila di Atas Atap; Kikuchi Kan; Realisme Sugestif

Full Text:

PDF

References


Anirun, Suyatna, 2002. Menjadi Sutradara. Bandung: STSI Press.

Harun, Afrizal, 2009. Penyutradaraan Teater Modern 1. Padangpanjang: STSI.

Harymawan, RMA,1993. Dramaturgi. Bandung: Rosdakarya.

Holt, Michael, 2009. Desain Panggung dan Properti. Bandung: STSI Press.

Junior, Sandi Trimiaji, 2014. Orang Gila di Atas Atap. Diakses 9 Maret 2018, dari https://www.youtube.com/watch?v=LZVAc10hP-I&t=28s

Kojima, Chiaki, 2004. J. M. Synge and Kikuchi Kan: From Irish Drama to Japanese New Drama. Hungarian Journal of English and American Studies

Makii, Ami, 2017. ละครเวทีเรื่องคนบ้าบนหลังคา - The Madman on The Roof. Diakses 9 Maret 2018, dari https://www.youtube.com/watch?v=IqPzeGjxcW0&t=287s

Pembudi, Eduardus, 2016. Ternyata Anak Berkebutuhan Khusus Tidak Selalu Mengalami Keterbelakangan Mental Lho. Diakses 10 Maret 2018, darihttp://www.psikoma.com/ternyata-anak-berkebutuhan-khusus-tidak-selalu-mengalami-keterbelakangan-mental-loh/

Poulton, M. Cody, 2010. A Beggar’s Art: Scripting Modernity in Japanese Drama. University of Hawaii Press.

Riantiano, Nano, 2011. Kitab Teater:Tanya Jawab Seputar Seni Pertunjukan.Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sumikawa, Shunsuke, 1999. The Meiji Restoration: Roots of Modern Japan. ASIA 163

Tigue, Mary Mc, 1992. Acting Like A Pro Who’s Who and The Way Things Really Work in The Theatre. Ohio: Betterway Publication

Waluyo, J Herman. 2002. Drama, Teori, dan Pengajarannnya. Yogyakarta: Hanindita Garaha Widya.

Wikipedia. Kan Kikuchi. Diakses pada 12 Maret 2018.https://id.wikipedia.org/wiki/Kan_Kikuchi.

Yudiaryani, 2002. Panggung Teater Dunia. Yogyakarta: Pustaka Gondho Suli




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/lg.v5i1.698

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/lg.v5i1.698.g426

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.