MEUPILET PILET TUBUH DAN TALI SEBAGAI KEHIDUPAN MASYARAKAT ACEH

Irwan Syah Putra

Abstract


Karya tari berjudul ”Meupilet Pilet” ini terinspirasi kegiatan masyarakat pesisir pantai di kota Lhokseumawe yang berkerja di lautan dengan menarik pukat „Tarek Pukat‟. Tarek Pukat menurut istilah adalah suatu aktivitas yang dilakukan di pesisir pantai untuk menangkap ikan dengan menggunakan jala yang telah ditebar di lautan dengan menggunakan perahu nelayan, kemudian ditarik ke daratan secara bersama-sama. Pengkarya merasa tersentuh terutama melihat tali yang disimpulkan menjadi sebuah jala dimana proses pembuatannya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, membutuhkan konsentrasi pikiran , keseimbangan antara sisi kanan dan kiri, cermat dan detail serta harus memiliki keterampilan dalam menyimpulkan setiap pola jala. Pengkarya mentitik fokuskan tali tersebut sebagai inspirasi pengkarya yang diintepretasikan sebagai gambaran kehidupan, mengikat, tidak terputus-putus yang dimaknai sebagai harapan yang sangat kuat, gambaran sebuah ikatan antara saudara, masyarakat, kehidupan, alam serta alam dengan masyarakatnya, sebagai identitas masyarakat yang saling terjalin satu sama lain (terikat). Untuk menggarap konsep ini pengkarya mempunyai ide garapan, pengkarya menggunakan tubuh dan tali sebagai media ungkap serta properti rotan yang dililitkan tali sebagai gambaran ombat lautan, rumah serta kehidupan bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam pelahiran karya ini diantaranya, observasi, pengolahan data, studi pustaka, pemilihan pendukung karya, eksplorasi, penataan gerak, improvisasi, dan evaluasi. Dalam karya ini terdiri dari tiga bagian, bagian pertama menggambarkan esensi tali dalam tubuh, bagian kedua menggambarkan fungsi tali dan bagian ketiga merupakan representasi secara keseluruhan tubuh dan tali.

Keywords


Meupilet Pilet, Tarek Pukat, Masyarakat Aceh.

Full Text:

PDF

References


Adirozal, “Pengantar Tata Teknik Pentas”. Padangpanjang: ASKI. 1995. Hawkins, Alma M. Creating Through Dance (Mencipta Lewat Tari terjemahan Y. Sumandiyo Hadi). Manthili Yogyakarta. 2003. Poerwadarminta, W.J.S. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka. 1976. Smith, Jacqeualine. “Dance Composition” A Practical Guide for Teachers (“Komposisi Tari” Sebuah Petunjuk Praktis bagi Guru, terjemahan Ben Suharto). Ikalasti Yogyakarta. 1985. Sumandiyo, Hadi Y. Koreografi Bentuk Teknik dan Isi. Yogyakarta: Cipta Media. 2012. Sumaryono. Restorasi seni dan transformasi budaya.Yogyakarta: lembaga kajian pendidikan. 2003. WEBTOGRAFI

https://gracelliaraystika.wordpress.com/2013/01/17/nelayan-sebagai-masyarakat-pesisir/ diunduh pada tanggal 12 Maret 2018

https://komunitas.bukalapak.com/s/rqng5q/sejarah_tali_temali_pengertian_tali_pembuatannya_pertama_kali_di_dunia diunduh pada tanggal 12 Maret 2018




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/lg.v5i2.925

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/lg.v5i2.925.g476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

View My Stats