STUDI ANALISIS: KONSEP MUSIKAL RANDAI KUANTAN DI TELUK KUANTAN-RIAU MELALUI TEORI SEMIOLOGI MUSIK

Ari Puswanto, Wilma Sriwulan, Martarosa Martarosa

Abstract


ABSTRAK

Randai Kuantan adalah kesenian tradisional masyarakat Kuantan yang komunikatif, lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Kuantan. Randai Kuantan membawakan suatu cerita yang sudah disusun sedemikian rupa dengan dialog dan pantun logat Melayu Kuantan, disertai lagu-lagu Melayu Kuantan sebagai peningkah babak-babak cerita. Pertunjukan kesenian Randai kuantan tidak bisa lepas dari iringan musik yang dibawakan dalam suatu pertunjukan randai, karena musik sangat berperan penting dalam peningkah babak cerita. Gesekan Piul-Biola, hentakan pukulan gendang dan tiupan lapri (serunai), diiringi langkah tari merupakan siri khas tersendiri dari Randai Kuantan. Biola gaya Melayu Riau (Kuantan Singingi), merupakan instrumen yang sangat dominan dimainkan dalam Musik Randai Kuantan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap konsep musikal musik Randai Teluk Kuantan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan mengamati tradisi Randai Kuantan, khususnya musik randai, dokumentasi audio dan visual serta wawancara dengan sejumlah tokoh adat dan masyarakat. Penelitian ini dianalisis dengan teori semiologi musik.


Keywords


Konsep, Randai Kuantan, Semiologi Musik

Full Text:

PDF

References


KEPUSTAKAAN

Bahar, Mahdi. 2011. Musik Perunggu Nusantara: Perkembangan Budayanya Di Minang Kabau. Bandung: Bumi Gravika Utama

Banoe, Pono. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanasius.

Blacking, John. 1974. How Musical is Man. Washington: University of Washington Press..

Ganap, Victorius. 2011. Krontjong Toegoe. Yogyakarta: Badan Penerbit

Haviland, William A. 1988. Antropologi. Jakarta: Pt gelora Aksara Pratama.

Kaemmer, John E. 1993. Music in Human Life: AnthropologicalPerspectives on Music. Texas: Press Austin.

Kustap. 2010. Semiotika Tripartisi Concierti De Aranjuez Bagian I Allegro Con Spirito Karya Joaquin Rodrigo. ISI Yogyakarta:

Jurnal Bachtiar, Maryati “Nilai Strategis Seni Tradisional Randai Kuantan Singingi Riau Salah Satu Budaya Melayu ( Kajian Terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual).” 2015.

Jurnal Jurusan Musik vol. 11 No. 1

Jurnal Supriando, “Analisis Musikal Reportoar Rarak Godang Melalui Teori Semiologi Musik : Reportoar Kedidi dan Tigo-Tigo Sebagai Material.” 2015.

Jurnal Handayani, Westi, “Seni Pertunjukan Randai Sebagai Atraksi Wisata di Desa Wisata Koto Sentajo Kabupaten Kuantan Singingi.” 2015

Laporan penelitian Desrilland, (2002: 48), Randai di Rantau Kuantan

Merriam, Alan P., 1964. The Anthropology of Music. (Chicago: Northwestern University)

Miller, Hugh Milton. 1978. Introduction to Music a Guide to Good Listening atau Pengantar Apresiasi Musik. (Terjemahan Triyono Bramantio. New York: Barnes & Noble., Inc., N.Y).

Moleong, Lexy J Moleong, 1988. Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya).

Nattiez, Jean Jacques. 1990. Music and Discurse Toward a Semiologi of Music. Terjemahan Carolyn Abbate. New Jersey: Princeton University Press.

Zulkifli, (1994) judul Tesis, ”Randai Sebagai Teater Rakyat Minangkabau di Sumatera Barat”.

INTERNET

https://kbbi.web.id/randai-2

DAFTAR W AWANCARA

Wawancara dengan Iwan Kuantan, 28 Novenber 2018.

Wawancara dengan Sanusi, 21 Desember 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

 

Visitor Statistic