ESTETIKA TARI ZAPIN SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN KARYA KAKI-KAKI

Indah Yuni Indah, Ediwar Ediwar Ediwar, Martion Martion Martion

Abstract


 

Abstrak

Kesenian-kesenian yang kuat mengekspresikan peradaban Islam dalam kebudayaan Melayu di antaranya kesenian Zapin. Tari Zapin berkembang tidak hanya dikalangan istana tetapi juga di kalangan masyarakat Melayu dengan ragam-ragam dan gerak yang cukup khas.  Konsep estetika gerak Zapin sebagai refleksi dari masyarakat Melayu lebih banyak didasarkan pada nama-nama gerak bernuansa Islam, antara lain gerak alif sembah, alif sembah, bunga alif pusing, dan bunga alif pusing. Kata-kata alif didasarkan pada abjad pertama huruf Arab yang bentuknya tegak lurus, maka komposisi dari gerak alif adalah merupakan gerakan penari yang membuat garis lurus. Dari konsep tentang kebudayaan dalam Islam, maka menurut penulis, zapin adalah salah satu seni Islam. Artinya seni ini adalah wujud dari konsep-konsep ajaran Islam. Didalamnya terkandung nilai-nilai, filsafat, bahkan adat, estetika, etika, dan semua hal yang berkait dengan seni Islam. Di dalam zapin terkandung kultur Islam, yang kemudian disesuaikan dengan jiwa lokal, yakni Alam Melayu, sebagai salah satu kawasan yang menyumbang peradaban Dunia Islam, yang runduk di bawah arahan wahyu Allah. Berkenaan dengan penciptaan tari kaki-kaki maka metode yang digunakan untuk meliputi observasi dan wawancara. Sementara landasan penciptaan yang penulis gunakan adalah pernyataan Datuk Haji Abdul Ghani Othman bahwa “Pada umumnya pergerakan tari Zapin Melayu dititikberatkan kepada cara melangkah serta bunga-bunga langkah dengan hayunan tangan dan badan yang sangat minimal tetapi anggun dan cukup menarik”.  Kemudian teori yang dikemukakan oleh Sal Murgiyanto bahwa “Tradisi pada dasarnya merupakan sebuah proses pertumbuhan yang tidak selalu mudah untuk dirusak atau dinodai, lebih bijak apabila kita mendalaminya, bukan untuk hanyut bersamanya, tetapi untuk mengolah dan mengembangkannya.

Kata Kunci : Estetika, Tari Zapin, Kaki-Kaki


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Berrein.S. SR. Roza Ellya Drs. M. Hum. Musik Zapin Siak Sri Indrapura, 2003. Dinas Pariwisata, Seni Budaya, Siak, Riau. Penerbit Lingkaran Perum Sonosewu.seni Budaya. Yogyakarta: Cipta Media.

Daryusti, 2010. Lingkaran Genius dan Pemikiran Seni Budaya, Yogyakarta:Cipta Media

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1978/1979. Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Riau. Jakarta: Proyek Penelitian dan Pencatatan Tari Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

–––––––––. T.t. Monografi Daerah Riau. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dewan Kesenian Jakarta. 1976. Festival Desember 1975. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta.

–––––––––. 1978. “Rumusan Lokakarya Tari Melayu” dalam Pesta Seni 1976. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta.

Ellfeldt, L. 1976. Dance: From Magic to Art. Dubuque, Iowa: W.C. Brown.

Firdaus, J. R. 1985. “Penata Tari Muda 1984” dalam Simpai Geni. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta.

Kuper, H. 1984. “Celebration of Growth and Kingship” dalam Art d`Afrique.

Langer, S. K. 1957. Problems of Art. New York: Charles Scribner`s Sons.

Mansur, T. N. A. t.t. Meninjau Beberapa Jenis Tari Melayu.Naskah lepas. Murgiyanto, S. 1977. “Cara Menilai Seorang Penari “.Kompas 19 Juli 1977, Jakarta.

–––––––––. 1983. Hasil Diskusi Penata Tari Muda. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta. Nikolais, A. 1956. “No Man From Mars” dalam The Modern Dance: Seven Statements of Belief. Connecticut: We Leyan Press.

Sheppard, M. 1972. Taman Indera. Kuala Lumpur. OxDford University Press.

Sinar, T. L. 1982. Latar Belakang Sejarah dan Perkembangan Seni Tari Melayu di Sumatera Timur. Makalah Pekan Penata Tari dan Komponis Muda Dewan Kesenian Jakarta.

Snyder, A. F. 1984. Examining the Dance Event From A World Perspective. Ceramah di Grand Salon, Renwick Gallery.

Zulkifli H. Encik ZA. 2005. Mengenal Zapin Siak. Sarasehan Kesenian Siak Tempo Dulu Kini dan mendatang.

Syaritsa, T. S. 1982. “Putri Bungsu: Sebuah Tari Melayu Kreasi Baru” dalam Penata Tari Muda 1982. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta.

Thompson, R. F. 1974. African Art in Motion. Berkeley: University of California Press..


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats