Penerapan Lagu Gamang Bamimpi Genre Pop Punk Format Band Di SMAN 2 Padang Panjang
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan lagu Gamang Bamimpi yang diaransemen ke dalam genre Pop Punk sebagai strategi pembelajaran seni musik di SMAN 2 Padangpanjang. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya minat siswa terhadap lagu Pop Minang dibandingkan musik populer modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode action research yang melibatkan sembilan siswa dalam format band, memadukan instrumen modern dan instrumen tradisional Minangkabau. Proses penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang diwujudkan dalam latihan bertahap hingga pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aransemen Pop Punk mampu meningkatkan minat, partisipasi, serta keterampilan musikal siswa secara kolaboratif. Selain itu, pendekatan ini efektif menjembatani pelestarian musik Pop Minang dengan selera musik generasi muda. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran musik yang inovatif, kontekstual, dan relevan di lingkungan sekolah menengah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azerrad, M. (2001). Our Band Could Be Your Life: Scenes from the American Indie Underground 1981-1991. New York: Little, Brown.
Bogdan, R. C., & Taylor, S. J. (1975). Introduction to qualitative research methods: A phenomenological approach to the social sciences. New York: Wiley.
Dallin, L. (1994). Penerapan dalam musik: Mempraktikkan konsep musikal melalui kegiatan. Dalam Teori dan Praktik Pembelajaran Musik (hal. 59-60). Penerbit Musik.
Davis, S. (2015). Punk Rock and the Politics of Sound. Michigan: University of Michigan Press.
Greenwald, A. (2003). Nothing Feels Good: Punk Rock, Teenagers, and Emo. New York: St. Martin’s Press.
Harmoni Piston, W. (1987). Harmony (5th ed.). W.W. Norton & Company.
Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press.
Kamien, R. (2014). Music: An Appreciation (10th Edition). New York: McGraw-Hill Education.
Margulis, E. H. (2014). On Repeat: How Music Plays the Mind. Oxford: Oxford University Press.
McPherson, G. E., & Welch, G. F. (2012). The Oxford Handbook of Music Education. Oxford: Oxford University Press.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moore, A. F. (2001). Rock: The Primary Text – Developing a Musicology of Rock (2nd ed.). Aldershot: Ashgate Publishing.
Piston, W. (1987). Harmony (5th Edition). New York: W. W. Norton & Company.
Stringer, E. T. (2007). Action Research (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Sumarno. (1995). Pengantar Ilmu Musik. Jakarta: Depdikbud.
Swanwick, K. (2008). Music, Mind, and Education. London: Routledge.
Temperley, David. 2001. The Cognition of Basic Musical Structures. Cambridge, Massachusetts: MIT Press.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of .
DOI: http://dx.doi.org/10.26887/musica.v5i2.5997

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Alamat Redaksi:
Institut Seni Indonesia Padangpanjang
Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077
Email: musica@isi-padangpanjang.ac.id

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

1.png)
_(1).gif)


