Analisis Semiotik Bentuk Motif Minangkabau pada Perhiasan Raswoodart
Abstract
Perhiasan kayu di Raswoodart mengunakan bentuk motif yang mengandung makna simbolik. Bentuk motif yang digunakan tersebut mengacu pada nilai budaya Minangkabau, yang dimaknai sebagai tanda (signs) dalam sistem komunikasi visual. Mengunakan teori semiotika, penelitian ini menganalisis bagaimana bentuk visual motif, seperti Kurambiak, Itik pulang Patang, Gonjong Rumah Gadang, dan lainnya. Bentuk ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menyampaikan pesan budaya, nilai sosial, dan identitas etnis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis semiotik, berdasarkan teori Charles Sanders Peirce (ikon, indeks, dan simbol) serta Roland Barthes (denotasi dan konotasi). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi visual terhadap produk Raswoodart, wawancara langsung dengan seniman Ravi Mahendra, dan kajian pustaka terkait motif dan budaya Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setip motif mengandung makna mendalam yang mencerminkan filosofi hidup masyarakat Minangkabau. Simbol-simbol tersebut menjadi narasi visual dan kultural. Perhiasan Raswoodart dapat dibaca sebagai sistem tanda yang kompleks, di mana estetika, tradisi, dan makna berpadu membentuk ekspresi seni yang autentik dan bermuatan budaya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aditiawarman, M., & Dwi Avinta, I. (2023). Linguistic Sign on The Name of The Carvings of Rumah Gadang in Sungai Beringin Payakumbuh: Semiotic Analysis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 7(3), 92–101. https://doi.org/10.36057/jips.v7i3.641
Damayanti, R. A. (2018). Makna Seni Ukir ‘Itik Pulang Patang’ Dan Implementasinya Dalam Kehidupan Masyarakat Minangkabau. Prosiding Seminar Nasional Pakar, 57–63. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.2696
Dzaki, M. H., & Sumarlan, I. (2024). Semiotic Analysis of Migration Cultural Representation in Film Ranah 3 Warna. 4(1), 162–171. https://doi.org/10.12928/sylection.v4i1.18717
Febri Darul Islam, & Asra IIal Khairi. (2024). Penerapan Motif Ukiran Minangkabau Sebagai Jam Hias. Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 1(2), 140–148. https://doi.org/10.62383/imajinasi.v1i2.162
Fireza, D., & Nadia, A. (2020). Kajian Semiotika Ornamen Dan Ragam Hias Austronesia Pada Arsitektur Tradisional Nusantara. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 9(2), 183–198. https://doi.org/10.24164/pw.v9i2.338
Gadang, K. (2023). REPRESENTASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM DESAIN ORNAMEN SONGKET “ KAMBANG CINO ” KOTO GADANG. 09(03), 326–342.
Laksono, M. A. (2021). UKIRAN ORNAMEN TRADISIONAL MINANGKABAU UNTUK. 10(2), 153–168.
Solok, S., Aditiawarman, M., & Putra, R. R. (2024). Semiotic Analysis of Carving Symbol on Minangkabau Traditional House Rajo Mulie in. 1(1), 9–16.
Ungusari, E. (2015). STUDI TENTANG BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA PAKAIAN ADAT PANGULU KANAGARIAN SUNGAI JANIAH KECAMATAN GUNUNG TALANG KABUPATEN SOLOK PROPINSI. Nhk技研, 151, 10–17.
Wesnina, W. (2015). Perlambangan dalam Hiasan Tekstil Tradisional Minangkabau. SUHUF, 2(1), 113–126. https://doi.org/10.22548/shf.v2i1.100
DOI: http://dx.doi.org/10.26887/relief.v5i1.5633
Relief: Journal of Craft 
E-ISSN 2809-2945 | DOI: 10.26887/relief ![]()
Website: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/RELIEF/index
Email: jurnalrelief@isi-padangpanjang.ac.id | Support Contact Email: thegar.risky@gmail.com
Editor in Chief: Ahmad Bahrudin, S.Sn., M.Sn| Managing Editor: HIjratur Rahmi, S.Pd Redaktur : Yulimarni, S.Sn.,M.Si | Rahma Fitri Anna, S.K.M
Publisher: Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, Indonesia 27128 | Phone: (0752) 82077 | Fax: (0752) 82803
Relief: Journal of Craft© 2022 by LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang is licensed under Attribution-NonCommercial 4.0 International












