CINGCOWONG: UPACARA RITUAL MEMINTA HUJAN DI DESA LURAGUNG LANDEUH KECAMATAN LURAGUNG KABUPATEN KUNINGAN

Lina Marliana Hidayat

Abstract


Cingcowong adalah sebuah ritual meminta hujan yang terdapat di desa Luragung landeuh. Cingcowong merupakan nama boneka sawah yang dalam bahasa Sunda disebut bebegig. Bentuk boneka Cingcowong menyerupai orang-orangan dengan rupa  perempuan  cantik.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif  dengan cara deskriptif analitis.Cingcowong  dilakukan oleh seorang punduh atau pawang mediamik.  Cingcowong  memiliki  konsep  kepercayaan  papat  kalima  pancer. Sampai  sekarang   Cingcowong   masih  dilakukan   karena  masyarakat   percaya bahwa   upacara   ritual   ini   dapat   menyuburkan    lahan   pertanian    mereka. Cingcowong sebagai representasi simbol masyarakat Luragung landeuh.

 


Keywords


Cingcowong; Upacara meminta hujan; Luragung; Pawang Mediamik

Full Text:

PDF

References


Berry, John W. 1999. Psikologi Lintas Budaya: Riset dan Aplikasi. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama

Kusmayati, A.M. Hermien. 1990. Makna Tari Dalam Upacara di Indonesia. Yogyakarta:ISI Yogyakarta.

Murgiyanto, Sal. 2004. Tradisi dan Inovasi, Jakarta: Wedatama Widyasastra.

Nalan, Arthur S, 1994. Sanghyang Raja Uyeg, Thesis S2

Humaniora, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Satjadibrata, R. 1954. Kamus Basa Sunda, Djakarta: Perpustakaan Perguruan Kementrian PP daan K.

Sumardjo, Yakob. 2003. Simbol- simbol Artepak Budaya Sunda: Tafsir Budaya Sunda. Bandung: Penerbit Kelir.

Suryaatmana, Emon. 1992. Paririmbon Sunda. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v17i2.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats