VISUALISASI MOTIF ITIAK PULANG PATANG PADA KRIYA KAYU

Rahmad Washinton

Abstract


Bentuk motif Minangkabau yang beragam jenis, dan memiliki makna menjadikan pengkarya  tertarik  untuk mengangkat  salah satu dari motif Minangkabau  yaitu motif Itiak Pulang Patang sebagai ide penggarapan karya seni. Ketertarikan pengkarya mengangkat  motif itiak pulang patang karena motif tersebut terlihat seperti susunan bentuk yang harmonis dan selaras. Diambil dari gerak irama itiak ketika  berbaris  pulang  dari  tempat  mencari  makannya,  kemudian  motif  itiak pulang  patang  bermakna  santai  dan  kekompakkan.  Bentuk  motif  itiak  pulang patang  ini  akan  pengkarya  visualisasikan  kedalam  bentuk  karya  seni  berupa lampu hias duduk

Keywords


bentuk; motif itiak pulang patang; kriya kayu

Full Text:

PDF

References


KEPUSTAKAAN

Bastomi, Suwaji. (2003), Seni Kriya Seni, UNNES Press, Semarang.

. (1982), Seni Ukir Jawa, IKIP Semarang, Semarang.

Kartika Soni Dharsono. (2007) Estetika ,Rekayasa Sains, Bandung

Candra, Julius, (1994), Kreatifitas: Bagaimana Menanam, Membangun dan Mengembangkannya, Kanisius, Yogyakarta.

Ditto, Anin. (2010), Perilaku Manusia untuk Memenuhi Kebutuhannya Dalam Narasi Simbol Itik, Dalam Laporan Karya Seni, ISI Yogyakarta, Yagyakarta.

Gustami. Sp. (2004), Proses Penciptaan Seni Kriya, Untaian Mitologis, Program Pascasarjana ISI, Yogyakarta

Moeliono, Anton. (1994), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pustaka.

Sachari, Agus dan Yan Sunarya. (2002), Sejarah dan Perkembangan Disain: dan Dunia Kesenirupaan di Indonesia, Bandung, ITB.

Sumardjo Jakob. (2000), Filsafat Seni, Bandung, Penerbit Institut Teknologi Bandung (ITB).

Suyanto AN. (2000), “Kriya Seni Kreasi ISI Yogyakarta, Sebagai Jawaban Masa Depan”, Katalog Pameran Kriya Seni 2000, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Wijodirdjo Budihardjo. (1992) “Ide Seni”, SENI: Jurnal Pengetahuan Penciptaan Seni, II/01. BP. ISI, Yogyakarta.

Wiryomartono Bagoes P. (2001), Pijar- pijar Penyingkap Rasa, Sebuah Wacana Seni dan Keindahan dari Plato sampai Derrida, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Zulhelman. (2001), Konsep Alam Takambang Jadi Guru dalam Ragam Hias Minangkabau, dalam tesis, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v17i2.106

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats