MOTIF KERAWANG GAYO PADA BUSANA ADAT PENGANTIN DI ACEH TENGAH

Ferawati Ferawati

Abstract


Kerawang Gayo adalah nama motif hias dan nama pakaian adat Gayo di Aceh Tengah. Berbagai jenis motif diukirkan ke banyak media dalam kehidupan masyarakat, diantaranya pada busana adat pengantin Gayo. Motif-motif tersebut mencerminkan sistem pola pikir masyarakat. Sebagai warisan seni budaya, ia cermin kehidupan yang memiliki kedudukan strategis dalam sistem adat-budaya Gayo. Pesan budaya yang terkandung diekspresikan melalui simbol berupa motif hias [khas] disebut “kerawang Gayo”. 


Keywords


Motif; busana pengantin; aceh tengah

Full Text:

PDF

References


Hurgronje, C. Snouck. 1996. Het Gajoland en Zijne Bewoners, terjemahan Hatta Hasan Aman Asnah, Gayo: Masyarakat dan Kebudayaannya Awal Abad ke- 20. Jakarta: Balai Pustaka.

Ibrahim, Mahmud dan A.R. Hakim Aman Pinan. 2005. Syariat dan Adat Istiadat, Jilid III, Takengon: Yayasan Maqamammahmuda.

Kartika, Dharsono Sony. 2007. Estetika. Bandung: Rekayasa Sains.

Leigh, Barbara. Hands of Time the Crafts of Aceh, terjemahan Latifa Thajeb Tirtosudiro. Tangan-tangan Trampil Seni Kerajinan Aceh. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Sufi, Rusdi, Nasruddin Sulaiman, dan Muhammad Ibrahim. 1984. Perhiasan Wanita Gayo. Banda Aceh: Proyek Pengembangan Permuseuman Daerah Istimewa Aceh.

Wawancara dengan H. Mahmud Ibrahim, tanggal 17 September 2009 di Kampung Baru, Takengon.

Wawancara dengan H. Keramat Mupakat, tanggal 15 Agustus 2010 di Takengon.

Wawancara dengan ibu Hj. Sa’diah tanggal 16 September 2009 dan 21 Agustus 2010 di Bebesen, Takengon Aceh Tengah.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v15i1.167

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats