Karya Teater Rancak di Labuah (Inikah Sistem Itu ?)

Desi Susanti

Abstract


Perkembangan zaman dan pengaruh era globalisasi, perubahan sosial telah dan akan terus terjadi, mungkin terjadi sebagai perkembangan dari dalam masyarakat itu sendiri, mungkin pula terjadi karena persentuhan dengan masyarakat lain, kebudayaan lain ataupun di atur oleh pemerintah. Ketika perubahan sosial itu terjadi, ada aspek lain dalam masyarakat itu yang turut berubah, antara lain seni dan budaya. Pertunjukan Rancak di Labuah (Inikah Sistem Itu ?) terinspirasi dari fenomena perubahan sistem sosial masyarakat Minangkabau. Adapun peristiwa yang hadir dalam penceritaan tentang pergeseran fungsi dan peran seorang mamak yang membawa pengaruh pada perubahan sikap dan prilaku kemenakan di Minangkabau yang menganut sistem matrilineal.

Keywords


Mamak; Kemenakan; Matrilineal

Full Text:

PDF

References


Ahmad Yunus. 1985. Ungkapan Tradisional yang Berkaitan dengan Sila-sila dalam Pancasila, Daerah Sumatera Barat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Anas Nafis. 2005. Carito Rancak Di Labuah. Padang: Sarana Grafika.

Kato, Tsuyoshi. 2005. Adat Minangkabau dan Merantau Dalam Perspektif Sejarah. Jakarta: Balai Pustaka.

Lany Verayanti. 2003. Partisipasi Politik Perempuan Minang dalam Sistem Masyarakat Matrilineal. Padang: LP2M.

Riantiarno, N. 2003. Menyentuh Teater. Jakarta: MU:3 Books.

Sahrul, N. 2005. Kontroversial Imam Bonjol. Padang: Garak.

Suarman. 1997. Adat Minangkabau Nan Salingka Hiduik. Padang.

Umar Junus. 1985. Resepsi Sastra Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Yudiaryani. 2002. Panggung Teater Dunia. Yogyakarta: Pustaka Gondho Suli




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v14i1.174

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats