PERAN SANGGAR SENI AGUANG DALAM PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN SENI DI PADANGPANJANG

Maryelliwati Maryelliwati

Abstract


“Kesenian Padangpanjang Sumatera Barat [khususnya] telah berkembang pesat”. Aguang di Padangpanjang secara umum berasal dari seni bela diri yaitu silat/silek tuo (silek Arimau ). Dari dasar–dasar silat tersebut kemudian berkembang menjadi seni tari, randai, dan kesenian Padangpanjang lainnya. Pelopor pengembangan antaralain Sanggar Seni Aguang yang dibina Pemerintah Daerah (PEMDA) dan Dinas Pariwisata kota Padangpanjang. Sanggar tersebut di atas tumbuh dan berkembang di tengah–tengah masyarakat Gunuang Kecamatan Padangpanjang Timur. Aktifitas dan kreatifitas sanggar berakarkan pencak silat tradisional, seperti: karya seni Tari Piriang Suluah, randai, dan seni-budaya lainnya. Prestasi sanggar pernah eksis pada even daerah, nasional, dan internasional. 


Keywords


Sanggar Seni Aguang; silek tuo

Full Text:

PDF

References


Ardika,I Wayan dan I Made Sutabe. 1999. Dinamika Kebudayaan Bali. Denpasar: Upada Sastra

Ayarohaedi (ed.). 1991. Kepribadian Budaya Bangsa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Giddens, Antony. 2000. The Third Way; Jalan Ketiga Pembaruan Demokrasi Sosial. Jakarta: Gramedia.

Haverkamp, hanz and neil, Smelser, 1992. “Introduction”, dalam hanz Haverkamp dan Neil J.Smelser. Social change and modernity, Berkeley, the University California Press. 1 – 33

Haviland, William A. 1988. Antropologi. Jilid I dan II. Terj. R.G. Sukardjito. Jakarta: Erlangga.

Holt, Claire. 2000. Melacak Jejak Perkembangan Seni di Indonesia. Terj. Prof. Dr. R.M. Soedarsono. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Kleden, Ignas. 1988. Sikap Ilmiah dan Kritik Kebudayaan. Jakarta: LP3ES.

Koentjaraningrat. 1987. Sejarah Teori Antropologi I. Jakarta: UI Press.

Koentjaraningrat. 1990. Sejarah Teori Antropologi II. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Malinowski, Bronislaw. 1983. Dinamika Bagi Perubahan Budaya: Satu Penyiasatan Mengenai Perhubungan Ras di Afrika. Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pelajaran Malaysia: Malaysia.

Melville J. Herskovits. 1964. “The Reality of Culture”, dalam buku Setangkai Bunga Sosiologi, ed. Selo Soemardjan dan Sulaiman Soemardi, edisi pertama. Jakarta: Fak Ekonomi. Univ Indonesia

Pelly, Usman dan Asih Menanti. 1994. Teori-teori Sosial Budaya. Jakarta: Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidikan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peursen, C.A. van. 1992. Strategi Kebudayaan. Cetakan ke-2. Trj. Dick Hartoko. Yogyakarta: Kanisius.

Sanderson, Stepen K. 1995. Sosiologi Makro: Sebuah Pendekatan Terhadap Realitas Sosial. Terj. Farid Wajidi dan S. Menno. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Soedarso. 1998-2001. “Kreativitas Seni Pertunjukan Indonesia”. Seminar Internasional Seni Pertunjukan Indonesia 24-25 Juli 2001. Surakarta: STSI.

Sumardjan, Selo (ed.). 1964. Setangkai Bunga Sosiologi. Jakarta: FEUI.

Sumardjo. Jakob. 2000. Filsafat Seni. Bandung: ITB

Suriadi, Dedi. 1994. Kreativitas, Kebudayaan, dan Perkembangan IPTEK. Bandung: Alfabeta.

Tedjoworo, H. 2001. Imaji dan Imajinasi: Suatu Telaah Filsafat Postmodern. Yogyakarta: Kanisius.

Toffler, Alvin. 1992. Kejutan Masa Depan. Terj. Sri Koesdiyatinah SB. Jakarta: PT. Pantja Simpati.

Sumardjo. Jakob. 2000. Filsafat Seni. Bandung: ITB

Suriadi, Dedi. 1994. Kreativitas, Kebudayaan, dan Perkembangan IPTEK. Bandung: Alfabeta.

Tedjoworo, H. 2001. Imaji dan Imajinasi: Suatu Telaah Filsafat Postmodern. Yogyakarta: Kanisius.

Toffler, Alvin. 1992. Kejutan Masa Depan. Terj.Sri Koesdiyatinah SB. Jakarta: PT. Pantja Simpati.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v15i1.177

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats