DIMENSI ESTETIKA PERTUNJUKAN SALUANG DENDANG DI MINANGKABAU DALAM BAGURAU

Sriyanto Sriyanto

Abstract


Dimensi estetika dalam pertunjukan Saluang-Dendang di Minangkabau amat kompleks. Setiap unsur saling terkait ketika “proses” pertunjukan sedang berlansung. Keterlibatan pemain dan penonton “bersama-sama”sangat menentukan berjalannya pertunjukan. Secara konvensional kualitas estetika bergantung pada tiga unsur penggarapan yaitu: pemahaman, sikap (etika), dan kemampuan (skill).  Ketiganya harus sinergisitas, karena merupakan modal utama pemain Saluang Dendang dan penonton dalam “Bagurau”. Dimensi itulah yang dapat meningkatkan kualitas pertunjukan Saluang Dendang dalam Bagurau.

Keywords


dimensi; estetika; Saluang Dendang, Bagurau

Full Text:

PDF

References


Amran. 2005. Dendang Darek Di Tilatang Kamang Luhak Agam, Minangkabau, Tesis Program Pasca Sarjana, Denpasar: Universitas Udayana.

Arifin Adam, Boestanul. 1980. Salueng dan Dendang Di Luhak Nan Tigo Minangkabau Sumatera Barat, ASKI Padangpanjang (Laporan Penelitian).

Bowie, Andrew. 1995. Aesthetic and Subjectivity. Manchester & New York ; Manchester University Press.

Croce, Benedetto. 1953. Aesthetics. London: Peter Owen.

Dharsono S.K, Nanang G.P. 2004. Pengantar Estetika. Bandung: Rekayasa Sains. Bandung.

Djelantik, A.A. M. 1999. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni pertunjukan Indonesia (MSPI).

Djelantik . 1990. “ Pengantar Dasar Ilmu Estetika Jilid I Estetika Instrumental.” Denpasar: Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI).

Erizal dan Efrinon. 1989. Dendang Minangkabau Suatu Tinjauan Dari Segi Tipenya. Padangpanjang: ASKI.

Gary L Hegberg. 1995. Art as Language: Wittgenstein, Meaning, and Aesthetic Theory, Ithaca: Cornell University Press.

Gie, The Liang. 1976. Garis Besar Estetik (Filsafat Keindahan). Karya POB 6, Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Gie, The Liang. 1996. Filsafat Keindahan. Yogyakarta: Pusat Belajar Ilmu Berguna (PUBIB).

Indra Sastra Andar. 1999. Bagurau Dalam Basaluang: Cerminan Budaya Konflik, Tesis Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan Jurusan Humaniora, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Munro, Thomas. 2007. Estetika Timur. Diterjemahkan oleh Heribertus B. Sutopo Cermity Solo (Penerbit).

Parker, With. 1977. “Dasar-dasar Estetika.” Terjemahan Humardani, Surakarta: ASKI.

Rizaldi, Mardjani Martamin. 1983. Diktat Harmoni Karawitan Minangkabau, Padangpanjang: ASKI.

Sachari, Agus. 2002. Estetika Makna, Simbol dan Daya. Bandung: ITB.

Sriyanto. 2008. Kajian Estetik Sajian Saluang “Mak Lenggang” dalam Pertunjukan Saluang Dendang, STSI Padangpanjang: Laporan Penelitian yang dibiayai oleh Dana Dipa.

Sutrisno, Mudji, et. al. 1993. Estetika: Filsafat Keindahan. Kanisius: Yogyakarta.

Sutrisno, Mudji, et. al.1999. Kisi-Kisi Estetika. Yogyakarta: Kanisius.

Sutrisno, Mudji, et. al. . 2005. Teks-Teks Kunci Estetika Filsafat Seni. Tangerang: Agromedia Pustaka.

Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Penerapannya Dalam Penelitian. Suirakarta: Sebelas Maret University Press.

Yunus, Gitrif. 1990. Studi diskriptf Gaya Penyajian Dendang Singgalang Dalam Tradisi Pertunjukan Saluang Dendang Di Luhak Nan Tigo Minangkabau Sumatera Barat. Skripsi: Universitas Sumatera Utara Fakultas Sastra Jurusan Etnomusikologi. Medan.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v14i2.229

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats