ORKESTRASI MUSIK SINKRETIK “KATUMBAK” DI NAGARI LIMAU PURUIK–PARIAMAN

Yurnalis Yurnalis

Abstract


Katumbak, salah satu musik sinkretik Minangkabau merupakan kekayaan musikal masyarakat, berfungsi hiburan dalam berbagai hajatan masyarakat nagari Limau Puruik, Pariaman. Eksistensinya sempat tenggelam sebagai dampak kemajuan tek­­nologi musik Organ Tunggal. Tradisi Katumbak menjadi menarik karena dapat menantang arus pertunjukan Organ Tunggal. Data kualitatif katumbak, faktor pengembangan aspek orkestrasi, instrumentasi, dan deskripsi konsep telah memicu bangkit kembali tradisi musik ini dari keterpurukannya di samping strategi seniman dalam aktivitas sosial masyarakat nagari Limau Puruik, Pariaman.

Keywords


musik Katumbak; orkestrasi; sinkretik; pengembangan

Full Text:

PDF

References


Asril Muchtar. 2008. Katumbak Musik Sinkretik Minangkabau Yang Makin Memudar” dalam Jurnal ASWARA. Kuala Lumpur: Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan.

Gitrif Yunus, dkk. 1993. Studi Musikologis, Organologis, dan Sosial Budaya pada Musik Tradisional Minangkabau: Katumbak di Desa Toboh Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman.” Padangpanjang: Laporan Penelitian.

Nil Ikhsan. 2004. Musik Katumbak Dalam Tradisi Bajapuik Di Desa Toboh Lubuk Alung Padang Pariaman Sumatra Barat.” Tesis S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Yogyakarta: UGM.

Nedy Winuza. 2003. “Batabuik: Ritual Kefanatikan dalam Dinamika Kehidupan Masyarakat “Ajo Laweh” Pariaman.” Laporan Karya Seni. Surakarta: Program Studi Penciptaan Seni Pascasarjana STSI.

Piötr Sztompka. 2007. Sosialogi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v14i2.233

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View My Stats