UPACARA ADAT NABER LAUT PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESA BATU BERIGAK KAB. BANGKA TENGAH

Defri Handara, Riki Rikarno

Abstract


Upacara adat Naber Lautmerupakanupacara adat tradisional yang selalu dilaksanakan
oleh masyarakat nelayan di desa Batu Berigak setiap satu tahun sekali.Upacara adat
Naber Laut merupakan kebudayaan yang telah di wariskan secara turun temurun.Upacara
adat Naber Laut dilaksanakan bertujuan untuk meminta keselamatan dalam melaut dan
tolak bala bagi masyarakat di desa Batu Berigak.Adapun permasalahan dalam penelitian
ini yaitu Bentuk upacara adat Naber Lautdi desa Batu Berigak Kabupaten Bangka
Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upacara adat Naber
Lautdengan menganalis data kualitatif yang didapatkan.


Full Text:

PDF

References


Depdiknas.2012. Kamus besar bahsa

Indonesia pusat bahasa.

Bandung: Pt.Gramedia

Pustaka Utama

Dharsono. 2007. Kritik Seni. Bandung:

Rekayasa Sains

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar

ilmu antropologi edisi

Revisi.Jakarta : Rineka

Cipta

M.Setiadi, Elly. 2005. Ilmu Social

Budaya dan Dasar.Bandung :

Kencana Prenanda Media

Grop

Sutrisno, Mudjiono dan Putranto. 2011.

Teori-Teori Kebudayaan.

Yogyakarta:Kanisius.

SUMBER INTERNET.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten

_Bangka_Tengah, Unduh,

Selasa, 3 November 2015

Pkl : 16.00 .WIB.

http://catatansenibudaya.blogspot. l,

Unduh, Selasa, 3 November

Pkl : 16.10. WIB.

NARA SUMBER :

Endang Setiawan (50 Tahun),

Masyarakat desa Batu

Berigak.Dengan profesi

sebagai nelayan

setempat.

Darius (58 Tahun), Selaku Budayawan

Bangka. Pegawai Dinas

Pariwisata.

Hamzah (76 Tahun), Selaku pemangku

adat serta pemimpin upcara

adat Naber Laut di desa

Batu Berigak


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats