ANALISISESTETIKA KARYA GRAFISAT. SITOMPUL YANG BERJUDUL“MAU KARENA BISA”DAN“TOLERANSI”

Heri Iswandi

Abstract


Karya seni tidak semata-mata hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia akan nilai-nilai estetik. Karya seni mestinya juga dapat memenuhi fungsinya yang lain, yaitu berupa pesan atau makna. Pesan moral, spiritual atau penyadaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dapat disampaikan melalui media seni. Sehingga karya seni dapat menjadi media tontonan sekaligus tuntunan.Karya yang berjudul“Mau Karena Bisa”dan “Toleransi” yang dibuat AT. Sitompulmerupakansuatukaryasenigrafis yang merekonstruksikan fikiran orang lain melalui fikiran si seniman dengan memvisualkannya ke dalam karya seni grafis. Pada visual yang tergambar, secara bentuk tentunya sangat sulit untuk dipahami. Untuk itu perlu pisau pembedah yang tepat untuk bisa menganalisis karya tersebut, baik dari segi nilai keindahannya ataupun pesan yang ingin disampaikan oleh si senimannya. Salah satunya dengancara menggunakan
pendekatan estetika. Dengan pendekatan estetika kita dapat mengetahui unsur-unsur dan nilai keindahan apa saja yang terkandung pada karya tersebut.


Keywords


AT. Sitompul; Analisis; Estetika; Seni Grafis

Full Text:

PDF

References


C. Bangun, Sem.2004. Kritik Seni Rupa. (Bandung : ITB Bandung).

Depdiknas. 2008.Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Jakarta : Gramedia).

Marianto, M. Dwi. 2011.Menempa Quanta Mengurai Seni. (Yogyakarta :BP ISI Yogyakarata).

Sabana, Setiawan. 2005. Legenda Kertas. (Jakarta : Kiblat).

Sony Kartika, Dharsono. 2004.Seni Rupa Modern.(Bandung : Rekayasa Sains).

Sony Kartika, Dharsono. 2007.Kritik Seni. (Bandung : Rekayasa

Sains).

Sumarjo, Jakob. 2000. Filsafat Seni.(Bandung : ITB Bandung).

Veeger, K.J. 1985.Realitas Sosial. (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama).




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v18i2.97

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats