Analisis Semiotika Tradisi Antuang-antuang dalam Upacara Kematian di Nagari Saok Lawe

Fitria Fitria

Abstract


Antuang-antuang merupakan sebuah tradisi yang terdapat di Nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tradisi ini dilaksanakan dalam sebuah upacara kematian yang disebut dengan manyaratuih, manyaratuih merupakan upacara kematian yang dilaksanakan pada 100 hari setelah kematian seseorang. Pada hari ke-100 tersebut biasanya juga akan dilaksanakan mando’a oleh orang alim, pemilihan tradisi antuang-antuang tergantung dengan pilihan sipangka sendiri, karena antuang-antuang dilaksanakan pada alek manangah dan alek gadang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji makna antuang-antuang sebagai sebuah tradisi dalam alek manangah dan alek gadang, menggunakan perspektif Charles Sanders Peirce. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan melakukan wawancara secara mendalam dengan narasumber dan observasi lapangan secara langsung. Tradisi Antuang-antuang memiliki  makna sebagai sedekah kepada orang alim ulama dari si Pangka yang telah melaksanakan mando’a selama 100 hari dirumahnya. Jadi Antuang-antuang merupakan sebuah tanda ucapan terimakasih yang diberikan si Pangka dari para Sumandan kepada alim ulama, dan setiap bagian antuang-antuang memiliki makna mendalam, agar setelah mengaji hari ke-100 ini kesedihan si Pangka digantikan dengan keikhlasan dan kedamaian yang masuk kerumah.


Keywords


Semiotika, Ikon, Indeks, Simbol, Antuang-antuang, Tradisi, Mando'a, Budaya, Makna

Full Text:

PDF

References


Ainun Mardiah, Sori Monang, & Aulia Kamal. (2022). Ritual Kematian dalam Masyarakat Suku Alas di Desa Batu Mbulan II, Aceh Tenggara. SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial Dan Budaya, 1(2), 125–144. https://doi.org/10.22373/sinthop.v1i2.2394

Akbar, I. (2022). Pergelaran Tor-Tor Sombah pada Upacara Adat Kematian Saur Matua dalam Tinjauan Semiotika Peirce. Bercadik: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni, 5(2). https://doi.org/10.26887/bcdk.v5i2.2488

Anggraini, T., Fitriani, E., & Amri, E. (2020). Makna Simbol Upacara Kematian: Suntiang Bungo Sanggua dan Saluak. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 7(1), 45. https://doi.org/10.24036/scs.v7i1.179

Apri Yolanda, B., Amri, E., & Fitriani, E. (2020). Makna Upacara Kematian Malapeh-lapeh bagi Masyarakat Nagari Taluak Pesisir Selatan. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 1(3), 198–207. https://doi.org/10.24036/csjar.v1i3.37

Astuti, D. P. J. (2020). Semiotika Pantun Minang pada Masyarakat Minangkabau Kota Bengkulu. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 43. https://doi.org/10.29300/disastra.v2i1.2708

Eka, N. (2019). UPACARA KEMATIAN PADA MASYARAKAT DAYAK TUMON DI DESA GUCI KABUPATEN LAMANDAU (KAJIAN AGAMA DAN BUDAYA HINDU). Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 8(2), 63–82. https://doi.org/10.33363/ba.v8i2.297

Hafazah, S., Syarif, W., & Gusnita, W. (2015). MAKANAN ADAT PADA ACARA MANYARATUIH HARI DI NAGARI PAKANDANGAN KECAMATAN ENAM LINGKUNG. E-Journal Home Economic and Tourism, 10. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:147589368

Ilma, A. akbar, & Bakthawar, P. (2020). Memaknai Upacara Kematian dalam Bingkai Lokalitas Budaya Indonesia: Studi Kasus Tiga Cerpen Pilihan Kompas. SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(1), 14–22. https://doi.org/10.15642/suluk.2020.2.1.14-22

Jamiluddin. (2022). PERAN BANJAR KEMATIAN DALAM MENINGKATKAN SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT DUSUN KERUAK KECAMATAN KERUAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR. KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya Dan Terapan, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.58218/kasta.v2i1.188

Kartika, E. W., & Supena, A. (2024). ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM NOVEL “PASUNG JIWA” KARYA OKKY MADASARI. Pena Literasi, 7(1), 94. https://doi.org/10.24853/pl.7.1.94-101

Manan, A., & Arifin, M. (2019). CULTURAL TRADITIONS IN DEATH RITUALS WITHIN THE COMMUNITY OF PIDIE, ACEH, INDONESIA. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 43(1), 130. https://doi.org/10.30821/miqot.v43i1.670

Mita, M., Fitriani, E., & Hasmira, M. H. (2019). Manyanda: Studi Struktural Fungsional Manyanda Di Nagari Talang. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:227858763

Putri, S. E. (2024). Social Solidarity in Manyaratuih Hari (The 100th Day) Tradition in Taluak Community Tanah Datar Regency West Sumatra. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 8(1), 50. https://doi.org/10.31958/jsk.v8i1.10873

Ramadhani, R. P., Dewi, S. F., S, N., & Bakhtiar, Y. (2024). Tradisi Kematian Manyanda di Nagari Talang Kabupaten Solok dan Usaha Mempertahankannya. Journal of Civic Education, 7(2), 115–123. https://doi.org/10.24036/jce.v7i2.1076

Singal, Z. H., Kerebungu, F., Umaternate, A. R., Lamadirisi, M., & Salem, V. E. T. (2018). The Values of The Death Ceremony Tradition by The Local Community. Proceedings of the 1st International Conference on Social Sciences (ICSS 2018). https://doi.org/10.2991/icss-18.2018.141

Talani, N. S., Kamuli, S., & Juniarti, G. (2023). Problem tafsir semiotika dalam kajian media dan komunikasi: Sebuah tinjauan kritis. Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 9(1), 103. https://doi.org/10.30813/bricolage.v9i1.3407

Wulandari, S., & Siregar, E. D. (2020). Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce: Relasi Trikotomi (Ikon, Indeks dan Simbol) dalam Cerpen Anak Mercusuar Karya Mashdar Zainal. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:225669698

Yunita, E. (2021). Peran Pustakawan dalam Menjaga Kebudayaan Mangaji di Nagari Limau Manis Selatan, Kota Padang. BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 5(1), 21. https://doi.org/10.17977/um008v5i12021p21-27




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ethnography.v4i2.5638

Ethnography : Journal of Cultural Anthropology

E-ISSN 3031-1616 | DOI: 10.26887/ekspresi 
Website: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ethno/index
Email: ethnography@isi-padangpanjang.ac.id | Support Contact Email: thegar.risky@gmail.com
Editor in Chief: Endrizal, S.Fil.I., M. A. | Managing Editor: Septriani, S.S., M.A.Thegar Risky.S.Kom | Elfira Roza, S.Kom
Publisher: Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat  (LPPM) ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, Indonesia 27128 | Phone: (0752) 82077 | Fax: (0752) 82803

 



Ethnography : Journal of Cultural Anthropology© 2021 by LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang is licensed under Attribution-NonCommercial 4.0 International