PENERAPAN TEKNOLOGI SENI PADA SANGGAR SENI TRADISIONAL DI KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT

Yusfil Yusfil, Zulkifli Zulkifli, Erlinda Erlinda

Abstract


Artikel ini berisikan tentang kegiatan IbM Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk membina tiga mitra yaitu, sanggar seni budaya San Alida, Sanggar Legaran Sati, dan sanggar Riak Maampeh yang berlokasi di dua Kecamatan, Kabupaten Pesisir Selatan. Secara khusus untuk menerapkan teknologi seni pada sanggar tersebut tentang artistik pertunjukan Randai, dan Tari dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan, dengan memberikan ilmu pengetahuan tentang seni dan tari. Pengembangan gerak secara teknis, untuk dapat dapat dipedomani sanggar sebagai acuan dalam berkreatifitas. Beberapa unsur seni dibidang Randai dan elemen-elemen yang berhubungan dengan tari diuraikan sesuai kebutuhan pertunjukan, agar teknik pengembangan dapat dipelajari sebagai dasar pengembangan yang diharapkan dapat dijadikan acuan oleh sanggar seni yang dibina. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatoris dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Hasil pengabdian berupa produk karya seni sesuai dengan kebutuhan kemasan pertunjukan. Kata Kunci: seni, Randai, Tari, pembinaan, teknologi seni

Full Text:

PDF

References


DISPORA BUDPAR: Profil Kabupaten Pesisir Selatan: 2014).

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sri Rochana Widyastutieningrum, Dwi Wahyudiarto. 2014. Pengantar

Koreografi.

Zulkifli. 1993. “Randai Sebagai Teater Rakyat Minangkabau di

Sumatera Barat: Dalam Dimensi Sosial Budaya” (Tesis). Yogyakarta: UGM.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bt.v1i2.150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.