BENTUK MUSIK DAN MAKNA LAGU GARUDA PANCASILA

NANDA KURNIA NOVANDHI, SETYO YANUARTUTI

Abstract


Setiap lagu memiliki bentuk musik yang dapat diuraikan secara jelas, baik lagu dengan tingkat kompleksitas yang tinggi sampai lagu sederhana dapat dipastikan akan selalu memiliki struktur dan bentuk musik di dalamnya. Bentuk musik dibutuhkan di dalam sebuah lagu, agar lagu yang diciptakan memiliki struktur yang jelas dalam urutan musiknya. Tentunya dalam sebuah lagu juga memiliki lirik yang membantu untuk menyampaikan pesan dari lagu yang diciptakan, terlebih dalam lagu nasional. Dalam artikel ini akan membahas bentuk musik dan makna dari lirik lagu nasional yang berjudul Garuda Pancasila. Lagu Garuda Pancasila akan dibedah menggunakan keilmuan musikologi untuk bentuk musiknya dan menggunakan keilmuan sastra untuk makna dari liriknya. Dari hasil pembahasan, diperoleh fakta bahwa musik yang cenderung sederhana dalam lagu Garuda Pancasila memiliki pengolahan motif yang komplek dan memiliki lirik yang mengandung pesan bagaimana seharusnya hidup berbangsa dan bernegara

Keywords


Garuda Pancasila; Bentuk Musik; Makna; Lirik

Full Text:

PDF

References


Alo, Liliweri. 2011. Komunikasi Antar Personal. Jakarta: Remaja Rosdakarya.

Banoe, Pono. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius.

Dibdin, James C. 1962. “Nationality in Music.” ed. International Library of Music for Home and Music Litertur 2. New York: The University Sosiety.

Firmansyah, Feri. 2015. “Bentuk Dan Struktur Musik Batanghari Sembilan.” Ekspresi Seni 17(1): 83–102.

Halliday, M.A.K. 1994. An Introduction to Functional Grammar. Second Edi. London: Edward Arnold.

Hartitom. 2011. “Eksistensi Lagu/Musik Anak (Musik Populer, Tradisi, Dan Media Massa).” Ekspresi Seni 13(01): 28–35.

Inayati, Tatik, and Agus Nuryatin. 2016. “SIMBOL DAN MAKNA PADA PUISI MENOLAK KORUPSI KARYA PENYAIR INDONESIA Abstrak.” Seloka 5(2): 163–71.

Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. ke-8th ed. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Kusumawati, H., L. Simatupang, and V. Ganap. 2019. “Ciri-Ciri Musikal Lagu Anak Karya A.T Mahmud.” Imaji 17(01): 27–34.

Linggono. 1993. Bentuk Dan Analisis Musik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Mintargo, Wisnu, R.M. Soedarsono, and Victor Ganap. 2012. “Kontinuitas Dan Perubahan Bentuk Serta Makna Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.” Ekspresi Seni 14(01): 115–35.

Moeliono, Peny. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Nursyirwan. 2012. “Konsep Semiologi Verbalisasi Makna Musikal Dalam Masyarakat Multikultural.” Ekspresi Seni 14(02): 206–13.

Pamungkas, Dimas Tri, and I Nyoman Lodra. 2018. “TUBUH MANUSIA SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS Dimas Tri Pamungkas.” Jurnal Seni Rupa 06(01): 775–85.

Pramono, Teguh, Sumadi, and Ahmad Rofi’uddin. 2013. “Peningkatan Kompetensi Menulis Puisi Siswa SMA Dengan Strategi Ekonek.” Bahasa dan Seni 41(02): 221–38.

Prier, Karl-Edmund. 2013. Ilmu Bentuk Musik. ke-4th ed. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.

Sudaryat, Yayat. 2009. Makna Dalam Wacana (Prinsip-Prinsip Sematik Dan Pragmatik). Bandung: Yrama Widya.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Ullman, Stephen. 1972. Semantics: An Introduction to The Science of Meaning. Oxford: Basil Blackwell.

Waluyo, Herman J. 2002. Apresiasi Puisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi.v22i2.1267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View EKSPRESI SENI  Stats