BENTUK DAN MAKNA LUKISAN BERTEMAKAN EKSPRESI WAJAH NEGERIKU

HATMI NEGRIA TARUAN, SUSANDRO SUSANDRO

Abstract


Abstrak

Setiap wajah menggambarkan rupa yang beragam seperti sedih, gembira, takut, marah dan sebagainya. Namun ekspresi demikian tidaklah menampak di atas kanvas sebagaimana wajarnya dalam bentuk rupa ekspresionis. Bentuk yang telah terdistorsi itupun mendapat berbagai pemaknaan dari penikmatnya yang dapat mengisi ruang kosong dari karya. Artikel ini bertujuan memaparkan bentuk serta makna yang digagas oleh senimannya. Metode yang digunakan yaitu berlandaskan pada ingatan, menyelisik catatan-catatan sepanjang proses serta mengamati karya secara langsung. Proses pemaknaan bersandar pada teori interpretasi Paul Riceour yang bersandar pada tanda dan simbol yang dianggap sebagai teks. Hasil penelitian ini ialah makna-makna yang terbaca masih pada karya menunjukkan kondisi sebagaimana realitanya, meski tidak lagi disajikan dengan rupa sebagaimana realitasnya.

Abstract

Each face depicts various forms such as sad, happy, afraid, angry, and so on. However, such an expression does not appear on the canvas as it usually would in an expressionist form. Instead, the distorted form gets various meanings from the audience, filling the space of the work. This article aims to describe the structure and to mean that the artist-initiated. The method used is based on memory, examining notes throughout the process, and observing the work directly. The meaning process relies on Paul Riceour's interpretation theory which relies on signs and symbols considered texts. This research shows that the meanings that are read in the works show the conditions as they are in reality, even though they are no longer presented in the form of existence.


Keywords


Wajah; Ekspresionis; Interpretasi; Makna

Full Text:

PDF

References


KEPUSTAKAAN

Aninda Dyah Hayu Pinasti Putri, Nooryan Bahari, Novita Wahyuningsih, C. S. (2015). Mendobrak Nilai-nilai Patriarki Melalui Karya Seni: Analisis Terhadap Lukisan Citra Sasmita. Ekpresi Seni. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 17(1), 20–40.

Budi Setyaningrum, N. D. (2018). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392

Harissman, M. (2019). Ekspresi Ke"Taqwa"an Dalam Karya Lukis Kaligrafi. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 21(2), 150–166. https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi

Hasibuan, C. M. (2019). Kerusakan Alam Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 22(3), 149–156. https://doi.org/10.24821/ars.v22i3.2950

Junaedi, D., & Hidayat, A. G. (2020). Eksperimen Tafril Untuk Lukisan Cat Air. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 3, 101–111.

Liliweri, A. (2003). Makna Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya. Lkis Pelangi Aksara.

Purba, R. N. B. (2021). Seni Lukis Kontemporer: Ruang Misteri Anjani. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 1–9.

Saidi, A. I. (2008). Narasi Simbolik Seni Rupa Kontemporer Indonesia (Cet. 1). ISACBOOK.

Sp, S. (2000). Sejarah Perkembangan Seni Rupa Modern. Studio Delapan Puluh dan ISI Yogyakarta.

Sucitra, I. G. A. (2019). Eksperimentasi Tekstur Silika Dalam Penciptaan Lukisan. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 22(3), 165–184. https://doi.org/10.24821/ars.v22i3.3029

Synott, A. (2007). Tubuh Sosial: Simbolisme, Diri dan Masyarakat (M. Abid (ed.); Cetakan 2). Jalasutra.

Teuku Kemal Fasya, Abdul Akhyar Nasution, I. C. (2006). Kata & luka kebudayaan: isu-isu gerakan kebudayaan & pengetahuan kontemporer (I. C. Teuku Kemal Fasya, Abdullah Akhyar Nasution (ed.)). USU Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi.v23i1.1562

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Jl. Bahder Johan 27128, Sumatera Barat (0752) 82077

Email: red.ekspresiseni@gmail.com 

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View EKSPRESI SENI  Stats