Management of Performing Arts in the Wayang Orang Ngesti Pandowo Performances in Semarang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen seni pertunjukan pada pergelaran Wayang Orang Ngesti Pandowo di Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen yang diterapkan bersifat hibrid, menggabungkan nilai tradisional dan prinsip manajemen modern. Lima fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, dan pengawasan) dijalankan secara kolektif dan berbasis komunitas. Faktor pendukung utama antara lain dedikasi seniman, dukungan pemerintah, dan pemanfaatan media digital. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup regenerasi seniman, dokumentasi administrasi, dan promosi digital yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial dan strategi pelestarian berbasis teknologi agar kelompok seni ini mampu beradaptasi dan berkelanjutan di era modern.
Kata Kunci; manajemen seni pertunjukan, wayang orang, Ngesti Pandowo, budaya tradisional, Semarang
Full Text:
PDFReferences
Arianto, B. (2024). Pengantar Studi Fenomenologi (Issue December). https://doi.org/10.70310/4h056t98
Arifa, Y. A. (2023). Manajemen Sanggar Tari Ngripto Raras Di Parengan Tuban. Jurnal Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Surabaya, 2(1).
Astuti, N. D. (2018). Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Keramik Bayat Sebagai Alternatif Material Produk Kerajinan Tangan. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 1662. https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi
Ayuni, A., & Efi, A. (2020). Manajemen Festival Seni Pertunjukan Pekan Nan Tumpah Di Provinsi Sumatera Barat. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 9(1), 100. https://doi.org/10.24114/gr.v9i1.18100
Bonet, L., & Schargorodsky, H. (2018). Theatre Management. In Theatre Management. https://doi.org/10.1057/978-1-352-00175-4
Hadinoto, S., Lestari, W., & Hartono, H. (2015). Nilai Kepahlawanan Peran Tokoh Sumantri dalam Lakon Mahawira
Sumantri Wayang Orang Ngesti Pandawa Semarang. Journal of Research and Educational Research Evaluation, 4(1), 57–64.
Hidayat, S. R., & Bisri, M. H. (2022). Pertunjukan Manajemen Tirang Community dalam Pertunjukan Mahakarya Legenda Goa Kreo. Jurnal Seni Tari, 11(2), 155–165. https://doi.org/10.15294/jst.v11i2.40170
Kurniyawan, A. W., Jazuli, M., & Lanjari, R. (2024). Manajemen Sanggar Seni Setyo Langen Budoyo Di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Pendidikan: Kajian Dan Implementasi, 6(4), 1–15.
Mardiansjah, F. H., & Rahayu, P. (2019). Urbanisasi Dan Pertumbuhan Kota-Kota Kawasan Makro Indonesia. J. Pengembangan Kota, 7(1), 91–110. https://doi.org/10.14710/jpk.7.1.91-110
Mayes, M. D. (2012). Principles of management. Scleroderma: From Pathogenesis to Comprehensive Management, 571–576. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-5774-0_47
Paneli, D. W. W. (2017). Transformasi Pertunjukan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya. JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies), 2(2), 74–97. http://journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/view/2185
Puguh, D. R., Amaruli, R. J., & Utama, M. P. (2017). Teater kitsch Ngesti Pandowo di Kota Semarang tahun 1950-an-1970-an.
Mozaik Humaniora, 17(1), 1–25. https://e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/view/6588
Putra, R. E., & Ilhaq, M. (2019). “ Funky Slawe ” Dalam Proses Kreatif Mahasiswa Sendratasik. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 1662.
Ramadhani, F. K., & Darmawati. (2024). Manajemen Seni Pertunjukan di Sanggar Sri Indera Bupala Kecamatan Bengkong Kota Batam. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(2), 209–218. https://doi.org/10.47861/jdan.v2i2.1239
Rikarno, R., & Saaduddin. (2021). New Media Langkah Pelestarian Kesenian Tradisional Saluang Dendang Oleh Kelompok Seni Cimpago Talang. Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 23(1), 63. https://doi.org/10.26887/ekspresi.v23i1.1619
Rosmiati, A., & Rafia, I. (2021). Bentuk Tata Ruang Pentas Panggung Proscenium Di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta. Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 23(2), 348. https://doi.org/10.26887/ekspresi.v23i2.1554
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sukman, F. F., & Gusmail, S. (2019). Eksistensi Tari Ratoh Bantai di Sanggar Buana Banda Aceh. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 1662.
Suroto, Supriadi, & Nurhadi, M. (2020). Manajemen Pertunjukan Dalam Ujian Tugas Akhir Pementasan Karya Tari. Jurnal Penelitian Seni Budaya, 206(2), 206–211.
DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi.v27i2.5797

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni 
E-ISSN 2580-2208 | P-ISSN: 1412-1662 | DOI: 10.26887/ekspresi ![]()
Website: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi/index
Email: red.ekspresiseni@gmail.com | Support Contact Email: thegar.risky@gmail.com
Editor in Chief: Dr. Dede Pramayoza | Managing Editor: Nitasri Murawaty Girsang,S,Pd., M.Si | Thegar Risky.S.Kom | Febri Desman, S.Hum | Elfira Roza, S.Kom
Publisher: Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, Indonesia 27128 | Phone: (0752) 82077 | Fax: (0752) 82803
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni © 2017 by LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang is licensed under Attribution-NonCommercial 4.0 International
















