Makna Simbolik Kesenian Tabot Bengkulu Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes

Fanesya Putri Amelya, Azlin Resiana

Abstract


Penelitian ini mengkaji makna simbolik kesenian Tabot di Bengkulu dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Tabot sebagai warisan budaya masyarakat Bengkulu memiliki struktur simbolik yang kompleks dan kaya makna, yang mencerminkan sejarah, spiritualitas, dan identitas kolektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga tingkatan makna Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol seperti menara Tabot, upacara pembuatan Tabot, warna hitam, dan musik dol memiliki makna mendalam yang tidak hanya berfungsi dalam konteks estetika, tetapi juga ideologis. Simbol-simbol tersebut berperan dalam membangun narasi kolektif masyarakat tentang pengorbanan, duka, dan spiritualitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesenian Tabot merupakan teks budaya yang memuat sistem tanda kompleks dan menjadi cermin nilai-nilai sosial masyarakat Bengkulu.


Full Text:

PDF

References


Abd. Wasi’. (2024). Analisis Qasidah Burdah Karya Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri berdasarkan Semiotika Roland Barthes. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 24–37. https://doi.org/10.32528/bb.v9i1.53

Aliya Nabilatunnisa, S., & Salsabilah, A. (2022). KESENIAN SEBAGAI CERMIN IDENTITAS BUDAYA. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 2(04), 21–26. https://doi.org/10.69957/tanda.v2i04.1793

Fajriani Fitri, & Ayu Roselani, N. G. (2025). Semiotika Budaya Masyarakat Melayu dalam Lirik Lagu “Kuala Tungkal.” Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 7(1), 11–24. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6069

Gunalan, S., & Hasbullah, H. (2020). ANALISIS PEMAKNAAN SEMIOTIKA PADA KARYA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT. Jurnal Nawala Visual, 2(2), 44–51. https://doi.org/10.35886/nawalavisual.v2i2.117

Hati, D. I. G. P., & Kanzunnudin, M. (2025). Makna Simbolik dalam Pertunjukan Seni Barongan Kudus. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(6), 9679–9685. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i6.12771

Iswidayati, S. (2006). ROLAND BARTHES DAN MITHOLOGI. Imajinasi, 2. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:190734075

Nurcahyo, R. J., & Yulianto, Y. (2021). Menelusuri Nilai Budaya Yang Terkandung Dalam Pertunjukan Tradisional Wayang. Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 12(2), 159–165. https://doi.org/10.31294/khi.v12i2.11440

Tindaon, R. (2012). KESENIAN TRADISIONAL DAN REVITALISASI. Ekspresi Seni, 14(2). https://doi.org/10.26887/ekse.v14i2.225




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ethnography.v4i1.5595

Ethnography : Journal of Cultural Anthropology

E-ISSN 3031-1616 | DOI: 10.26887/ekspresi 
Website: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ethno/index
Email: ethnography@isi-padangpanjang.ac.id | Support Contact Email: thegar.risky@gmail.com
Editor in Chief: Endrizal, S.Fil.I., M. A. | Managing Editor: Septriani, S.S., M.A.Thegar Risky.S.Kom | Elfira Roza, S.Kom
Publisher: Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat  (LPPM) ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, Indonesia 27128 | Phone: (0752) 82077 | Fax: (0752) 82803

 



Ethnography : Journal of Cultural Anthropology© 2021 by LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang is licensed under Attribution-NonCommercial 4.0 International