Lagu La ilaha illallah Dalam Penyajian Ratik Tagak di Nagari Singgalang

Elsi Gantika, Arnailis Arnailis, Syafniati Syafniati, Asril Asril

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lagu Tradisi Ratik Tagak yang disampaikan dalam bentuk nyanyian koor oleh penganut Tarekat Syattariyah di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Penganut tarekat ini menempatkan Ratik Tagak sebagai ibadah yang terintegrasi  dalam upacara agama berupa do’a pada berbagai konteks  dalam kehidupan masyarakat pendukungnya. Karakteristik Ratik Tagak terletak pada kalimah-kalimah dzikir ‘Laa Ilaha Illallah, Allah-Allah, Hu- Allah, dan Allah-Hu’ yang dilakukan dengan cara berdiri sambil menggoyang-goyangkan tangan dan tubuh mereka secara terpola sesuai dengan irama kalimah dzikir yang diucapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatakan kualitatif, menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan pengamatan  langsung di lapangan, sedangkan data  sekunder yaitu data yang diperoleh dari studi kepustakaan berupa buku-buku, hasil penelitian berbentuk  laporan, dan kitab-kitab yang berhubungan dengan Ratik Tagak. Hasil yang dicapai  adalah Visualisasi melodi lagu Ratik Tagak yang  berbentuk deskripsi musikal dalam melantunkan dzikir dan lafadz kalimah laa ilaahaillallah secara bersambung dalam pelaksanaannya.


Keywords


Lagu; La ilaha illallah; Tradisi; Ratik Tagak

Full Text:

PDF

References


Bustami. R, 1986. Mempelajari Ilmu Tashauf. Kapalo Koto/Gunung Nago Kecamatan Pauh Kodya Padang.

Dendy Sugono (Pemimpin Redaksi), 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Djaelantik, A.A.M, 2001. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Miller, Hugh M. 1963. Introduction to Music: a guide to good listenig, diterjemahkan oleh Triyono Bramantyo Ps. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Melisa Fitri Rahamadinata, 2016. “Karakteristik dan Ekspresi Musikal Dendang Muaro Peti Minangkabau dari Berbagai Interpretasi Pendendang.” Tesis S2. Padangpanjang: Pascasarjana Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Oman Fathurahman, 2008. Tarekat Syattariyah di Minangkabau. Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta, KITLV-Jakarta.

Ridwan M. dkk, 1980. Kamus Ilmiah Populer. Jakarta: Pustaka Indonesia.

Sri Sukesi Adiwimarta. Dkk, 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Yuli Putri Dewi, 2006. “Ratik Basa: Sentuhan Seni dalam Ritual Religius pada Aktivitas Mando’a ka Pusaro Pasukuan Pisang 11 di Jorong Gantiang Nagarib Singgalang, Kabupaten Tanah Datar. Skripsi S1. Padangpanjang: STSI Padangpanjang.

Yusuf Khatib, 1984. Pengajian kaji Thariqat Syathariyah, diatas sunnah wal jama’ah. Padang.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/jmen.v1i2.2168

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Visitors

Flag Counter