KOMPOSISI BAKONSI ATE KOWO

Kharisma Kharisma, Andar Indra Sastra, Rafiloza Rafiloza

Abstract


Karya komposisi “Bakonsi Ate Kowo” terinspirasi dari fenomena sosial Bakonsi yang merupakan kegiatan gotong royong atau kerja sama dalam membersihkan ladang dan perkebunan di nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini dilakukan oleh wanita-wanita paruh baya yang beranggotakan lima sampai dengan sepuluh orang. Hingga saat ini bakonsi menjadi mata pencaharian bagi mereka, adapun wanita-wanita paruh baya ini memiliki suka duka dalam menjalani kehidupan. Hal ini yang mendorong para pelaku bakonsi saling berkomunikasi dengan berbalas pantun sambil berdendang pada saat kegiatan membersihkan ladang dan perkebunan. Apapun dendang yang mereka nyanyikan, mereka menyebutnya dengan dendang Ate Kowo dan  pantun-pantun yang mereka lantunkan berisikan tentang parasaian iduik. Berdasarkan dari kegiatan bakonsi ini maka dapatlah suatu prinsip kerja yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Keywords


Bakonsi, ate kowo, parasaian iduik, suka duka dan komunikasi.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Genta, R.A. “Sampuak Ba’ombai. Laporan Karya Seni. Institut Seni Indonesia Padangpanjang, 2014.

Irhas Dianwafi. “Malanggik”. Laporan Karya Seni. Institut Seni Indonesia, 2015.

Waridi. “Gagasan dan Kekayaan Tiga empu Karawitan” : Etnoteater Publisher dengan BAACC kota Bandung dan Pasca sarjana ISI Surakarta, 2008.

A.A.M Djelantik. Estetika: Sebuah Pengantar, Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. 1999




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v2i1.696

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v2i1.696.g449

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Visitor Statistic