HIBRIDITAS LAGU POP DAERAH JAMBI DALAM ALBUM JAMBI KREASI BARU

Rangga Sonata Weri, Asril Asril, Martarosa Martarosa

Abstract


ABSTRACT

 

The album of Jambi Kreasi Baru is the result of hybridization of Jambi pop music in the form of musician’s creativity that grows and develops in Jambi area. Mixing local and global idioms provides new forms of different colors to changes of musical nuance developing specially in Jambi area. The growth and development of that pop music are due to the mixing of urban people’s cultures in Jambi City. The rearrangement of old songs in the album of Jambi Kreasi Baru is a way for Jambi musicians to bring up Jambi regional songs with popular nuances to a wider domain, as a process of glocalization. To maintain the existence of regional pop music in Jambi, some artists and musicians in Jambi City re- create Jambi regional songs with contemporary forms in response to the changing and actual spirit of the age. The purpose of this study is to discuss the hybridity of Jambi regional pop songs in the album of Jambi Kreasi Baru between local music and the concept of Western pop music. The research method used was qualitative research namely doing observation, conducting interview, making documentation, doing direct observation, and analyzing the styles of regional local pop songs as the results of musicians’ creativity in Jambi city.

 

Keywords: Hybridity, Regional Pop Music, Globalization, Urban, Jambi Kreasi Baru Album.

 

 

 

ABSTRAK

Album Jambi Kreasi Baru merupakan hasil dari hibridisasi musik pop dalam bentuk kreativitas seniman (musisi) yang tumbuh dan berkembang   di daerah Jambi.

Percampuran idiom lokal dan global memberikan bentuk baru dengan warna berbeda terhadap perubahan nuansa musikal yang berkembang khususnya di daerah Jambi. Tumbuh dan berkembangnya musik pop tersebut besar dugaan diakibatkan terjadinya pencampuran budaya masyarakat urban atau perkotaan di Kota Jambi.Adapun penataan

ulang lagu-lagu lama dalam Album Kreasi Baru melalui kreativitas merupakan salah satu cara seniman Jambi untuk memunculkan lagu-lagu daerah Jambi dalam nuangsa musik pop ke ranah yang lebih luas sebagai proses glokalisasi.Kreativitas seniman ini sangat menarik untuk diteliti dalam bentuk mengkreasikan kembali lagu daerah Jambi dengan

bentuk kekinian sebagai respon para seniman yang terus berubah dan aktual.Tujuan penelitian ini adalah membahas hibriditas lagu pop daerah Jambi dalam Album Jambi Kreasi Baru dalam bentuk garapan musik lokal dengan menggunakan konsep musik pop

Barat.  Metode  penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  yaitu  di  samping

melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan juga melakukan pengamatan


 

 

 

langsung dan analisis style musik lagu pop daerah sebagai hasil dari kreativitas seniman di kota Jambi.


Keywords


Hibriditas, Musik Pop Daerah, Glokalisasi, Urban, Jambi Kreasi Baru

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Asril, (2016). Tabuik: Pertunjukan Bu- daya Hibrid Masyarakat Kota Pariaman, Sumatera Barat. Yog- yakarta: Disertasi ISI Yogyakarta.

Hauser, A. (1982). The Sociology of Art.

Terj. Kenneth J. Northcott. Lon- don: University of Chicago Press.

Martarosa, (2017). Musik Gamat: Apro- priasi Musik Oleh Masyarakat

Bandar Pesisir Sumatera Barat.

Yogyakarta: Disertasi UGM.

Setiawan, I. (2016). Hibriditas Budaya Dalam Lintas Perspektif. Jakarta: Metatimoer Institut.

Shuker, R. (2001). Understanding Popu-

lar Musik. Edisi Kedua. London & New York: Routletge.

Simatupang, L. (2013). Pergelaran. Yog- yakarta: Jalasutra.

Smier, Joost. (2009). Art Under Pressure

(Memperjuangkan Keanekaraga- man Budaya di Era Globalisasi).

Yogyakarta: INSIST Press.

Turrahman, S. (2017). Pengaruh Nyanyi- an Krinok Terhadap Musik Pop Daerah Bungo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi dalam Kajian Mu- sikologis. Tesis Pascasarjana. Ins- titut Seni Indonesia Padangpan- jang.

Internet

Fahmy, N. Penjaga Tradisi Lagu-Lagu Daerah Jambi. Artikel Online AntaraJambi.com. Diakses tanggal

Mei 2017. Dari http://www.inilahjambi.com/ tamjid-wijaya-maestro-penjaga- tradisi-lagu-lagu-daerah-jambi/

Laksono, K, dkk. (2015). Musik Hip-Hop sebagai Bentuk Hybrid Culture dalam tinjauan estetika. Yogyakarta. Resital. Diakses

tanggal 29 Mei 2017, dari http://journal.isi.ac.id/index.php

/resital/article/viewFile/1507/3

Raditya, M (2013). Hibriditas Musik

Dangdut Dalam Masyarakat Urban. Yogyakarta. Journal of Urban Society’s Art. Diakses tanggal 29 Mei 2017, dari http://download.portalgaruda.or g/article.php?article=263291&va l=7063&title=Hibriditas%20Musi k%20Dangdut%20dalam%20Ma syarakat%20Urban

Daftar Informan

Abdillah (47 tahun). Penyanyi lokal

Jambi. Wawancara tanggal 24

Desember 2017 di Kota Sengeti. Provinsi Jambi. Indonesia.

Andi Arief R.H (37 tahun). Musisi Jambi.

Wawancara tanggal 9 November

di Kota Jambi. Provinsi

Jambi. Indonesia.

Wiro A. Sanie (61 tahun). Seniman

Jambi. Wawancara tanggal 2

Oktober 2017 di Kota Jambi. Provinsi Jambi. Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v2i1.893

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v2i1.893.g451

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Visitor Statistic