PERMAINAN ALAT MUSIK VIUL DALAM KESENIAN KRINOK DI MUARO BUNGO PROVINSI JAMBI DITINJAU DARI TEORI POSKOLONIAL

Achmad Junaidi

Abstract


ABSTRACT

This article discusses the playing of the viul musical instrument in the krinok art in Muaro Bungo, Jambi Province, which is one of the provinces in Indonesia that was once occupied by a colonial nation. The research was directed to show the impact of the colonization in the form of traces that are still remaining today, in this case in the context of the krinok art. Applying qualitative research methods, the data is carried out through observation and interviews of one of the traditional artists, namely Zulkarnain, one of the viul players. Making use of concepts from postcolonial theory, which shows the impact of the impact of the meeting of different cultures, which produces a new space with an identity that is hybrid and ambivalent.

 ABSTRAK

Artikel ini membahas tentang permainan alat musik viul dalam kesenian krinok di Muaro Bungo Provinsi Jambi, yang merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang pernah diduduki oleh bangsa penjajah. Penelitian diarahkan untuk menunjukkan dampak penjajahan tersebut berupa jejak-jejak yang masih tersisa hingga sekarang, dalam hal ini pada konteks kesenian krinok. Menerapkan metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap salah satu seniman tradisi yaitu Zulkarnain sebagai salah satu pemain viul. Memanfaatkan konsep-konsep dari teori poskolonial, penelitian menunjukkan adanya dampak dari bertemunya budaya-budaya yang berbeda, yang menghasilkan suatu ruang yang baru dengan munculnya identitas yang baru yang bersifat hibrid dan ambivalen.

 


Keywords


Zulkarnain; viul; krinok; postcolonial.

Full Text:

PDF

References


Salim, Agus. (2006). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Budiawan. (2010). Ambivalensi: Poskolonial Membedah Musik sampai Agama di Indonesia. Yogyakarta: Jalasutra.

Bhaba, Homi K. Location of Culture. London: Routledge, 1994.

Pamungkas, Bian. (2017) “Musik Perlawanan Kedinamisan Dalam Budaya Hybrid”. ISI Padangpanjang.

Moleong, Lexy J. (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Endraswara, Suwardi. (2006). Metodologi Penelitian kebudayaan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Turrahman, Syafwan. (2017). “Pengaruh Nyanyian Krinok Terhadap Musik Pop Daerah Bungo, Provinsi Jambi (Kajian Musikologi)”. ISI Padangpanjang.

Denzim, Norman K., Yvanno S. Lincoln. (2009). Handbook Of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hadari Nawawi. (1992). Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

DAFTAR INFORMAN

Zulkarnain (61 Tahun). Pemain alat music Viul. Wawancara di Jambi 11 November 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v3i2.1348

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26887/mapj.v3i2.1348.g620

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


MAPJ Indexed By:


Melayu Arts and Performance Journal

E-ISSN: 2656-3509| P-ISSN:2656-0232 | DOI: 10.26887/mapj 
Website: http://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/MAPJ/index
Email: editor.mapj@gmail.com  | redaksimapj@isi-padangpanjang.ac.id
Editor in Chief: Dr. Dede Pramayoza | Managing Editor: Saaduddin, M.Sn
Publisher: Program Pasca Sarjana ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan Padangpanjang 27128
Phone: (0752) 82077, Fax: (0752) 82803

Creative Commons License

Melayu Arts and Performance Journal (MAPJ) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License