Sepi: Karya Tari Dramatik yang Menggambarkan Dampak Negatif Pergaulan Bebas pada Remaja
Abstract
Fenomena pergaulan bebas pada remaja menjadi salah satu masalah sosial yang terus meningkat seiring perkembangan zaman. Pergaulan bebas yang mencakup perilaku menyimpang seperti merokok, mabuk, konsumsi narkoba, hingga seks bebas berdampak negatif terhadap psikologis remaja, termasuk timbulnya rasa kesepian, keterasingan, dan penurunan harga diri. Karya tari Sepi diciptakan sebagai refleksi artistik terhadap fenomena tersebut, khususnya menyoroti bagaimana rasa kesepian mendorong remaja terjerumus dalam lingkungan negatif, dan bagaimana kesadaran diri dapat membawa mereka keluar. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode Alma M. Hawkins yang terdiri atas observasi lapangan, eksplorasi, improvisasi, pembentukan, dan evaluasi. Karya ini ditarikan oleh delapan penari perempuan dengan tipe dramatik dan iringan musik techno live. Pertunjukan dibagi dalam tiga bagian utama: kesepian, keterjerumusan dalam pergaulan bebas, dan proses katarsis untuk keluar dari jeratan sosial. Unsur gerak, properti, tata cahaya, musik, rias, dan busana dirancang untuk mendukung suasana emosional yang ingin disampaikan. Hasilnya menunjukkan bahwa karya tari dapat menjadi media edukasi dan kritik sosial yang efektif. Sepi tidak hanya menyajikan estetika gerak, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya memilih lingkungan sosial yang sehat dan menghindari pergaulan bebas.
Keywords
References
Alviani, Punkcy Dwi. 2017 “Tari Dusta”. Skripsi.
Cacioppo, J. T., & Patrick, W. (2008). Loneliness: Human nature and the need for social connection. New York: W. W. Norton & Company.
Faisal, Cindy Rachmawati. 2022. “Tari Sasab”. Skripsi. Universitas Negeri Jakarta.
Hadi, Y. Sumandiyo 2003. Aspek-aspek Dasar Koreografi Kelompok. Yogyakarta:
eLKAPHI (Lembaga Kajian Pendidikan dan Humaniora Indonesia) cetakan
,Edisi Revisi.
Hadi, Y. Sumandiyo 2003. Mencipta Lewat Tari. Yogyakarta: Manthili bekerjasama
dengan ISI Yogyakarta.
Hayes, Elizabeth R. 1964. Koreografi Kelompok.
Hurlock, E. B., 1999. Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. (Terjemahan). Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.
Peplau, L. A., dan Perlman, D., 1982. Perspektif tentang kesepian. Dalam: L. A. Peplau & D. Perlman, eds. Kesepian: Sumber teori, penelitian, dan terapi saat ini. New York: Wiley, hlm. 1-18.
Santrock, J. W. 2003. Perkembangan remaja. Jakarta: Erlangga.
Santrock , J. W. 2002. Life-Span Development.
Suarni, Nika. 2010. “ Tari Getir”. Skripsi. Institut Seni Indonesia PadangPanjang.
DOI: http://dx.doi.org/10.26887/bcdk.v9i1.6237
Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni 
E-ISSN: 2807-3622, P-ISSN: 2355-5149 | DOI: 10.26887/bcdk.Website: http://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Bercadik/index
Email: bercadik@isi-padangpanjang.ac.id | jurnal.isipp@gmail.com
Editor in Chief: Prof. Dr. Andar Indra Sastra, M.Hum
Publisher: LPPM ISI Padangpanjang
Jalan Bahder Johan Padangpanjang 27128
Phone: (0752) 82077, Fax: (0752) 82803

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







